Nasional

Arus Laut Hambat Pencarian, 129 Korban KMP Virgo Masih Hilang

Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

Arus Laut Hambat Pencarian, 129 Korban KMP Virgo Masih Hilang

Tangkapan layar konferensi pers operasi SAR kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 secara daring, Rabu (16/9/2026) malam.

Jakarta, NU Online

Sebanyak 129 korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 masih dalam pencarian hingga hari keempat operasi SAR (Search and Rescue). Upaya pencarian belum dapat dilakukan secara maksimal di bawah permukaan air karena kondisi arus laut di lokasi mencapai lebih dari enam knot, bahkan mendekati tujuh knot.

 

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii mengatakan bahwa operasi SAR pada hari keempat tetap mengacu pada rencana operasi yang telah disusun. Pencarian dilakukan di atas permukaan air dengan mengerahkan sarana laut dan udara. Tim SAR gabungan juga merencanakan pencarian melalui bawah permukaan air.

 

“Operasi terhadap kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 di hari keempat, kita selalu mengacu kepada rencana awal biasanya diawali dari SARMAP yang dikeluarkan oleh Besarnas Command Center dimana kita melaksanakan operasi pencarian di atas permukaan air dengan menggunakan sarana laut maupun udara,” katanya dalam konferensi pers secara daring pada Rabu (16/9/2026) malam.

 

“Kita akan merencanakan pencarian melalui underwater dari SAR gabungan yang akan diterjunkan untuk melaksanakan pencarian di bawah permukaan,” sambungnya.

 

Syafii menyampaikan bahwa pencarian bawah air menghadapi kendala keselamatan. Tim penyelam yang telah diturunkan dari kapal KRI menuju titik pencarian harus kembali ditarik karena arus terlalu kuat.

 

“Beberapa kendala yang kita hadapi pada saat operasi underwater, ini belum maksimal bisa kita laksanakan,” katanya.

 

Ia mengungkapkan bahwa kecepatan arus di lokasi mencapai di atas enam knot hingga mendekati tujuh knot. Padahal, penyelaman direkomendasikan dilakukan ketika kecepatan arus berada di bawah 1,5 knot. Kondisi tersebut membuat faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama.

 

Hingga Rabu (16/9/2026) pukul 19.00 WIB, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan dan seluruhnya berhasil mendarat di Banjarmasin. Jumlah itu terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. 129 orang masih belum ditemukan dari total 243 orang yang berada di dalam KMP Virgo Transport 8.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengatakan lima korban yang ditemukan sebelumnya telah dipulangkan ke daerah masing-masing. Satu korban dipulangkan ke Sumenep, satu ke Surabaya, satu ke Kediri, dan dua ke Garut.

 

Suntana menambahkan, kelima korban tersebut juga telah diberikan hak asuransi sesuai dengan aturan perundang-undangan dan dilaksanakan pemakaman.

 

“Pemakaman (korban) yang dilaksanakan juga melibatkan Forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah) di wilayah kabupaten masing-masing,” katanya.

 

KMP Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Kapal tersebut kemudian dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Ahad (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.