Nasional

Kader NasDem Demo, Redaksi Tempo Tegaskan Pemberitaan Sesuai Kode Etik

Selasa, 14 April 2026 | 21:00 WIB

Kader NasDem Demo, Redaksi Tempo Tegaskan Pemberitaan Sesuai Kode Etik

Ilustrasi logo Tempo. (Foto: dok. Tempo)

Jakarta, NU Online

Ratusan kader dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) DKI Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Redaksi Tempo, Jalan Palmerah Barat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026). Aksi ini muncul sebagai respons atas laporan utama Majalah Tempo edisi 13-16 April 2026.


Dalam laporan tersebut, Tempo menampilkan ilustrasi kartun yang menggambarkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dengan judul PT NasDem Indonesia Raya Tbk.


Melalui unggahan takarir di Instagram, Tempo menuliskan keterangan mengenai pertemuan Presiden Prabowo dengan Surya Paloh yang disebut berlangsung secara tertutup, terkait isu penggabungan Partai NasDem dan Gerindra.


"Seperti yang sudah-sudah, publik hanya menjadi penonton karena partai lebih sibuk mengurus kepentingan internal dan kekuasaan ketimbang memperjuangkan aspirasi orang banyak," demikian takarir Instagram Tempo, sebagaimana dikutip NU Online.

Potret sampul Majalah Tempo edisi terbaru.

Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra merespons aksi demonstrasi yang dilakukan kader Partai NasDem. Ia menyampaikan bahwa Redaksi Tempo menghargai langkah Partai NasDem yang menyampaikan aspirasi secara langsung. Menurutnya, perbedaan perspektif terhadap pemberitaan merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.


"Tempo menghargai dan mengapresiasi langkah Partai NasDem dalam menyampaikan aspirasinya secara langsung," katanya melalui keterangan yang diterima NU Online pada Selasa (14/4/2026).


Ia juga menegaskan bahwa materi yang dipublikasikan merupakan karya jurnalistik yang telah melalui proses verifikasi, bersifat akuntabel, serta berlandaskan Kode Etik Jurnalistik.


Menurutnya, Tempo selalu membuka ruang bagi pihak Partai NasDem maupun pihak lain untuk memberikan klarifikasi atas temuan dalam laporan tersebut.


Lebih lanjut, Setri mendorong agar setiap keberatan terhadap produk jurnalistik dapat diselesaikan melalui mekanisme di Dewan Pers sesuai dengan aturan Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Terkait dampak dari sampul laporan utama yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, serta kader partai, redaksi Tempo juga menyampaikan permohonan maaf.


"Berkaitan dengan dampak sampul laporan utama tersebut yang menyinggung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan kader Partai NasDem, kami meminta maaf," terangnya.

Momen saat kader NasDem demo di depan Kantor Tempo.

Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino menyatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan motif di balik penggambaran visual tersebut. Menurut mereka, ilustrasi yang digambarkan di sampul Majalah Tempo telah melukai perasaan seluruh kader NasDem di berbagai daerah.


"Kekhawatiran itu terlihat sekali dalam apa yang ditampilkan oleh Tempo lewat cover media, di mana menampilkan sosok Ketum kami Bapak Surya Paloh dengan ilustrasi visual yang sangat amat merendahkan harkat dan martabat," ujar Wibi, sebagaimana dikutip NU Online dari Instagram resmi NasDem Jakarta.


Ia menyebut bahwa jajaran pengurus Partai NasDem DKI Jakarta diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Tempo. Pihak Tempo menyampaikan permohonan maaf secara lisan dan memberikan klarifikasi bahwa visual tersebut merupakan bentuk perspektif media mengenai adanya kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi dan posisi Partai NasDem sebagai mitra strategis.