Kemenhaj Gandeng BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027 di 35 Titik, Transparansi Diperkuat
Sabtu, 5 September 2026 | 19:30 WIB
Jakarta, NU Online
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter formasi nonkesehatan. Sebanyak 1.344 calon petugas mengikuti seleksi secara serentak di 35 titik kantor BKN dan unit pelaksana teknis BKN di berbagai daerah.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenhaj memperkuat proses seleksi petugas haji yang objektif, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peserta CAT terdiri atas calon PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi formasi nonkesehatan. Untuk PPIH Arab Saudi, seleksi mencakup enam layanan, yakni Bimbingan Ibadah, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Jemaah Lansia dan Disabilitas, serta Media Center Haji.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo mengatakan, pelibatan BKN merupakan bagian dari penguatan tata kelola seleksi petugas haji.
“Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional,” kata Puji di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Puji, penggunaan sistem CAT memungkinkan pelaksanaan ujian berlangsung dengan standar yang seragam. Hasil ujian juga dapat dipantau secara langsung selama proses seleksi.
“Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial dan orientasi pelayanan kepada jemaah,” ujarnya.
Puji mengatakan, petugas haji nantinya akan berhadapan dengan beragam kebutuhan jemaah, termasuk jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Karena itu, kemampuan teknis perlu diiringi kesiapan mental, integritas, dan komitmen pelayanan.
“Petugas haji adalah bagian penting dari wajah pelayanan haji. Karena itu, proses untuk memilihnya harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Puji.
Pelaksanaan CAT di 35 titik kantor BKN dan unit pelaksana teknis BKN juga memudahkan peserta mengikuti ujian dari daerah masing-masing. Hasil CAT selanjutnya menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Kemenhaj memastikan proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip integritas dan profesionalitas untuk mendapatkan petugas yang memiliki kompetensi sekaligus komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.