Kebiasaan orang yang tak mau berpikir realistis dalam mendapatkan keuntungan kerap menjadi modal utama industri money game untuk menjerat mangsa.
Muhammad Syamsudin
Kolumnis
- Adanya pungutan kepada peserta yang mendaftar dengan besaran tertentu. Uang yang disetor kadang disertai dengan produk tertentu, namun jika ditotal, harga produk kadang tidak sebanding dengan jumlah uang.
- Kadang ada iming-iming bahwa kelak produk tersebut akan sangat dibutuhkan di masa depan. Padahal, produknya sama sekali tidak dikenal masyarakat.
- Peserta yang menjadi anggota diminta mencari anggota lain untuk direkrut,
- Anggota baru dipungut sesuai dengan besaran yang dipersyaratkan,
- Dari setiap anggota yang menjadi anak buahnya ini, pihak yang merekrut mendapat besaran bonus berupa uang sebanyak besaran tertentu pula. Semakin banyak ia mendapat anggota, semakin besar pula pendapatan yang ia terima.
- Penghasilan yang diberikan kepada penyetor awal (upline) berasal dari anggota baru yang menjadi downline-nya.
- Jasa money game pasti akan tutup karena jumlah manusia kepada produknya adalah bersifat terbatas, sementara jumlah anggota yang menjadi downline-nya senantiasa bertambah hingga pada puncaknya downline terakhir tidak mendapatkan anggota.
- Perusahaan yang menginisiasi money game tidak memiliki produk, atau ia memiliki produk namun produknya tidak memiliki nilai apapun yang krusial.
- Biasanya produk ini hanya bisa dijual kepada member baru saja yang terlibat di dalam keanggotaan. Sementara untuk member di luar anggota, kebanyakan sulit.
Ketika anggotanya ini mendapatkan anggota lagi yang menjadi anak buahnya, pihak yang menjadi rujukan, tetap mendapatkan bonus tertentu pula, meski ia tidak ikut mencari. Penghasilan ini merupakan penghasilan pasif tanpa beban kerja (tanpa kulfah). Untuk itulah ia dihukumi haram.
- Bonus yang diperoleh dari merekrut anggota
- Upline, yaitu pihak yang menjadi referensi untuk ikut dalam bisnis money game
- Downline, yaitu pihak yang direkrut oleh upline dan secara otomatis menjadi anak buah dari upline.
- Referensi, yaitu rujukan berupa orang yang mengarahkan
- Arisan berantai
- Investasi tolong menolong
- Skema Ponzi
- Multi Level Marketing (MLM)
- MMM (Mavrodi Mondial Moneybox)
- Bisnis Piramida
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
6
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
Terkini
Lihat Semua