Ketika engkau berucap seperti itu–meski hanya dalam hati–Allah SWT pasti mendengarnya, dan itu bisa berarti engkau meremehkan nikmat-Nya yang telah diberikan kepadamu berupa rumah yang selama ini engkau tinggali bersama keluarga.
Rasulullah SAW pernah bersabda.
Artinya, "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih patut, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu," (HR Bukhari dan Muslim).
Oleh sebab itu jangan abaikan untuk berkunjung ke orang-orang di bawah sebagaimana Rasulullah SAW sering melakukan, karena yang demikian itu akan mendorongmu untuk selalu mensyukuri keadaan. Ketahuilah dengan syukur seperti itu Allah SWT akan menambahkan nikmat-Nya kepadamu. Itu artinya derajatmu akan dinaikkan.
Allah SWT berfirman.
Artinya, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka akan Aku tambah (nikmat) kepadamu," (Ibrahim ayat 7).
Ayat di atas menegaskan bahwa syukur memiliki hikmah yang besar, yakni orang-orang yang bersyukur akan senantiasa mendapat anugerah berupa nikmat yang lebih luas dan besar daripada apa yang selama ini telah disyukurinya. Kenikmatan itu bisa berupa material maupun non-material yang diperlukan dalam hidup ini dalam rangka beribadah kepada-Nya. (Muhammad Ishom)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua