Kiai Sederhana
Kiai Romli dikenal sebagai kiai sederhana yang tidak memikirkan harta benda. Ia hanya mementingkan ilmu agama. Ia tidak mau dipusingkan kemewahan harta, seperti mobil.
Kumpulan artikel kategori Humor
Kiai Romli dikenal sebagai kiai sederhana yang tidak memikirkan harta benda. Ia hanya mementingkan ilmu agama. Ia tidak mau dipusingkan kemewahan harta, seperti mobil.
Waktu itu Udin diminta oleh kiainya untuk berbelanja di pasar. Saat sedang asyik berjalan, Udin melihat bule sedang menunggu ojek untuk pulang. Dengan rasa percaya diri Udin menghampirinya.Udin :"I...I'm sorry, Sir."
Paijah : Pak, puasa mulainya kapan toh? Paijo : Lha tanggal 1 Ramadhan kan bu! Paijah : Kalau itu anak SD juga tahu. Maksudnya hari apa gitu? Ada yang bilang Selasa, ada juga yang Rabu.
Suatu hari Pengasuh Pesantren Al-Mizan Majalengka, KH. Maman Imanulhaq mendapatkan pertanyaan yang cukup menohok. Si penanya mengkritik tentang penamaan organisasi “Nahdlatul Ulama”, karena nama ini dianggapnya terbatas untuk kalangan ulama.
Suatu ketika sahabat KH Syamsudin Asrofi asal Lampung yang dulu pernah mondok bareng bersilaturrahim ke rumahnya. Sebagai penghormatan kepada sahabatnya Kiai Syamsudin memberi hidangan berupa makan.
Turis Arab naik mobil di Jakarta, Udin jadi sopirnya. Tiba-tiba, mobil yang ditumpanginya disalip pick up yang ngebut. Si Arab teriak:"Ustahiad! Ustahiad!
Suatu ketika budayawan asal Jombang, Emha Ainun Nadjib menunaikan shalat jamaah dengan seorang kiai nyeleneh. Dari rekaat satu ke rekaat yang lain Cak Nun sudah tidak konsentrasi karena gerakan shalat sang kiai banyak yang ganjil semisal dengan menambahkan gerakan silat, olahraga dan masih banyak lagi.
Udin, salah seorang santri di pondok pesantren salaf Bantul, Yogyakarta, dikenal oleh rekan-rekan santri lainnya sebagai santri yang nyeleneh. Mentang-mentang baru belajar fiqih tentang shalat qadha dia mau seenaknya saja bikin sensasi di pondok.
Ketika waktu dzuhur tiba, Kiai Utsman bergegas menuju masjid. Sebelum melaksanakan shalat dzuhur, ia melakukan shalat sunnah terlebih dahulu.
Joko : Kenapa kang, sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu? Mahmud : Iya Jok, pusing aku, BBM naik, orang-orang pada meributkan BLSM.
Kiai Dullah betul-betul dibuat jengkel. Untuk kesekian kali seorang penguasaha warnet mengejek para santrinya sebagai gerombolan orang masa kini yang gaptek alias gagap teknologi. Cepat-cepat ia paksakan kaki tuanya itu bertandang ke warnet.
Adzan berkumandang di kompleks Pesantren Tegalsari. Waktunya untuk sholat dzuhur. Namun, dua sahabat Mahmud dan Joko, bukanya pergi mengambil wudhu, melainkan pergi ke kantin pondok.