NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Humor

Kumpulan artikel kategori Humor

Menampilkan 12 artikel (Halaman 95 dari 106)
RUU APP : Antara 10 % dan 90 %
Humor

RUU APP : Antara 10 % dan 90 %

Rancangan undang-undang  Anti Pornografi dan Pornoaksi  (RUU APP) mengundang perdebatan dari banyak pihak, baik yang pro maupun kontra, bahkan yang bersikap netral dalam artian ”tergantung siapa yang berani bayar”. Tidak hanya tokoh dan organisasi agama tapi juga kalangan LSM, artis, pengusaha, pendidik dan lain-lain saling mendiskusikannya. Bagi yang mendukung RUU APP, mereka melihat bahwa eksploitasi industri hiburan terhadap aspek yang mengandung unsur porno ini bisa merusak generasi muda saat ini dan mendatang seperti film porno, tapi bagi yang menolak RUU APP, menganggap bahwa undang-undang ini bisa membatasi ruang gerak perempuan.

Mamnu' Dhukhul
Humor

Mamnu' Dhukhul

Bagi santri, apalagi mereka yang nyantri di pesantren yang biasa mengaji kitab kuning, bahasa arab yang dipahami itu bahasa arab yang ada di kitab. padahal untuk percakapan, orang arab menggunakan bahasa arab pasaran. Akibatnya,  kadang terjadi salah paham Alkisah,  ketika seorang santri baru tiba di Mesir, dia berjalan-jalan menikmati indahnya piramida yang berada di hamparan padang pasir, ditemani senior di pesantrennya dulu yang sedang  menempuh Master degree (S2) di Al-Azhar.

Gus Dur dan Castro
Humor

Gus Dur dan Castro

Waktu itu, Gus Dur --presiden-- menghadiri perteman tingkat tinggi kepala-kepala negara dunia. Setiap kepala negara diberi kesempatan berpidato 5 menit. Agar tidak ada yang lupa dan berlantur-lantur pidatonya, sengaja di depan mimbar dipasang lampu kuning-hijau-merah seperti di MTQ. Hijau mulai bicara, kuning siap-siap, merah berhenti. Begitu Gus Dur selesai pidato, tepuk tangan hadirin membahana. "Bukan karena isi pidato saya hebat;" kata Gus Dur merendah, "tapi karena mungkin mereka kagum: saya tidak bisa melihat lampu-lampu, kok bisa tepat 5 menit. Giliran Fidel Castro  naik mimbar; belum lagi mulai bicara, si jago pidato dari Cuba ini mengeluarkan sapu tangan dan menutup lampu bang-jo di depannya. Kemudian berpidatolah ia seperti biasa, tanpa menggubris batasan waktu. 

Arti Allahu  Akbar
Humor

Arti Allahu Akbar

Pemuatan 12 macam kartun nabi di harian Jyllands-Posten di Denmark pada September lalu, menuai protes umat islam seantero dunia. bagaimana tidak, sosok nabi Muhammad yang dianggap sebagai Panutan umat islam digambarkan memakai sorban berbentuk bom waktu dan memperlihatkan Nabi sebagai orang Badui dengan mata terbeliak sedang menghunus pedang, ditemani dua wanita berbusana hitam. Dengan dalih kebebasan pers, berbagai negara Eropa memuat kartun ini kembali pada awal bulan lalu,  sehingga memicu kemarahan di kalangan negara yang berpenduduk Islam termasuk Indonesia

Interpretasi kotor
Humor

Interpretasi kotor

Kisah ini terjadi ketika saya bersama teman dari ITS Surabaya ikut lomba MTQ Mahasiswa di Pontianak september 2005 lalu.Minggu pagi itu saya bersama dua orang teman saya yang juga NU, gus dan saif dan seorang lagi teman yang mengikuti paham Ikhwanul Muslimin (tarbiyah), yanto pergi jalan-jalan di sekeliling kota pontianak. maklumlah kami pengin tahu juga keadaan pontianak waktu pagi.Ditengah jalan kok banyak orang  olah raga lari-lari, yang cewek bajunya banyak yang ketat lagi. P>Kontan kami nyebut, Subhanallah) ....maka terjadilah sebuah percakapan"kalo ada kejadian kayak gini ni akan keliatan kelebihannya orang NU", kataku"lho kok bisa ???", tanya teman-teman."kalau ada gitu khan pandangan pertama adalah nikmat, selanjutnya adalah syetan. betul khan?", ucapku"Iya, Trus letak kelebihan orang NU itu dimana?", tanya Saif"Kalau orang selain NU setelah liat gitu, nyebut subhanallah setelah itu ga boleh liat lagi, tapi kalo' Nahdliyin (orang NU) masih ada sisa 32 kali lagi untuk nyebut subhanallah yaitu waktu wiridan. jadi subhanallah....subhanallah....dan seterusnya", tukasku "wah, itu sih karena pahammu yang salah karena penuh dengan "piktor" alias pikiran kotor sehingga interpretasimu juga kotor" tangkas dua temanku berbarengan sembari senyum, yang satu lagi bengong....(Pengirim : ahmad badruddin,badruddin_saja@yahoo.com)        

Kopi panas Pak haji
Humor

Kopi panas Pak haji

Alkisah, ada dua orang bersahabat dari Indonesia yang pergi haji bersama. Kemana-mana mereka selalu bersama. Suatu pagi, habis shalat subuh di Masjid al-Haram mereka kepingin minum kopi panas seperti layaknya jama'ah lain. Seorang dari mereka berkata "Kang, ayo kita cari kopi panas kang, biar seger". "Sampeyan bisa ngomongnya nggak?" Wah, aku dulu pernah sekolah di Madrasah Diniyah awaliyah tapi cuma sampai kelas  tiga. Tapi kalau kopi aku masih ingat bahasa arabnya "Qohwah" kang. Bahasa arabnya panas apa ya? Setelah berpikir sejenak ketemu ide "oh ya, yang panas itu kan neraka jahannam kang". Jadi? Kopi panas ya "qahwah jahannam". Sekarang kalau mau bilang "kopi panas, dua" gimana?. Mereka berdua berfikir lagi... dan... "nah, ketemu kang bahasa arabnya dua. Tadi kita kan shalat subuh "rok'ataini" kang. Terus? Kalu gitu nanti ngomongnya ya gampang " qahwah jahannam rok'atain". Begitu, sampai di depan kedai kopi sebelah masjid. Di tengah kerumunan orang banyak dari berbagai negara itu, tanpa ragu lagi salah satu dari mereka berujar " Qahwah Jahannam rok'atain". Kontan saja, semua orang Arab yang mendengarnya tersipu-sipu.Untung, pelayan kedai itu paham maksud orang indonesia itu.  (Pengirim :Mohamad Arja Imroni, abaqov@yahoo.com)  

Hadiah
Humor

Hadiah

Uni Soviet, sebelum pecah, dikenal sebagai "Tirai besi", negara yang sangat tertutup. Pengontrolan terhadap individu luar biasa ketat. Semua orang harus tunduk dan patuh saja terhadap apapun yang ditentukan negara. Jangankan berontak, menyanyikan lagu Barat saja orang akan diinterogasi berhari-hari oleh polisi rahasia. Alkisah, tutur Gus Dur, dalam sebuah perjalanan bertemulah dua orang yang belum saling kenal dalam satu kereta. yang seorang berasal dari Polandia, dan seorang lagi dari Moskow. Keduanya akhirnya saling berkenalan dan terlibat obrolan yang cukup serius. Si orang Polandia bertanya kepada si Bung dari Moskow itu, "Hadiah apakah yang akan anda peroleh kalau anda memamerkan lambang serikat buruh di Moskow?"

Orang Betawi dan Orang Medan di Hari Lebaran
Humor

Orang Betawi dan Orang Medan di Hari Lebaran

Kanaikan harga BBM membikin masyarakat kalang kabut. Semua kebutuhan hidup mahal. Sembako, pakaian, angkot, semua mahal. Namun, dalam kondisi sulit seperti itu untungnya masih ada hal-hal lucu yang membikin kita tetap bersemangat hidup. Ceritanya begini, seorang ibu asli Betawi naik microlet no. 01 jurusan Kampung Melayu Pasar Senin. Ia naik dari depan kampus Universitas Indonesia Salemba dan hendak menghadiri satu acara di PBNU, Jl. Keramat Raya, kira-kira berjarak kurang dari 1 km.

Masuk Surga Karena Ilmu Nahwu
Humor

Masuk Surga Karena Ilmu Nahwu

Sibawaih yang memiliki nama asli Amr ibn Abbas adalah salah satu tokoh ulama yang menguasai berbagai disiplin ilmu terutama ilmu tata bahasa Arab yang dikenal dengan nama Nahwu. Beberapa hari setelah meninggalnya ulama yang dikenal sebagai orang yang tubuhnya mengeluarkan aroma buah apel ini, salah seorang sahabat beliau bermimpi bertemu dengannya yang tengah menikmati kemegahan di alamnya. Sang Sahabat melihat Imam Sibawaih sedang memakai pakaian yang sangat mewah dengan hidangan beraneka warna disekitarnya serta dikelilingi oleh beberapa bidadari rupawan di sebuah tempat yang sangat indah mempesona.Sahabat itupun bertanya kepada Imam Sibawaih, gerangan apa yang membuatnya menerima kemulyaan begitu rupa. Imam Sibawaih kemudian menceritakan pengalamannya ketika ditanya oleh malaikat di dalam kubur.

Dua Perseteruan
Humor

Dua Perseteruan

Perseteruan antara PKB kubu Alwi Shihab dan kubu Muhaimin menyebabkan perpecahan yang cukup serius tidak hanya dikalangan elite politik tapi lebih-lebih dikalangan akar rumput. bisa dipastikan bahwa kader PKB juga warga NU,maka tak heran konflik tersebut juga merembet masuk ke lingkungan NU. melihat hal ini, PBNU terpanggil untuk menfasilitasi dua kelompok yang berseteru. tentu kapasitasnya bukan sebagai pemihak salah satu diantaranya, tapi netral.