7 Langkah Mencuci Hati
"ketika memulai shalat aku merasa ka'bah di depanku, surga di kananku, neraka di kiriku, shirathal mustaqim di telapk kakiku, dan izrail telah menunggu di belakangku yang siap menyabut nyawa"
Temukan semua artikel keislaman terbaru
"ketika memulai shalat aku merasa ka'bah di depanku, surga di kananku, neraka di kiriku, shirathal mustaqim di telapk kakiku, dan izrail telah menunggu di belakangku yang siap menyabut nyawa"
Semasa Rasulullah Muhammad SAW belum diangkat sebagai Rasul bagi seluruh alam, Beliau telah terkenal sebagai seorang yang sangat jujur, berlatarbelakang keluarga terhormat dan memiliki kelebihan mampu meredam pertikaian antar suku (kampung). Sehingga beberapa kali Muhammad muda dipercayai memberikan keputusan-keputusan krusial menyangkut kepentingan bersama.
Diantara tradisi yang berlaku di masyarakat kita dalam ibadah haji adalah nama baru yang ‘didapat’ dari tanah suci. Nama baru ini tentunya sangat islami dan berbau Arab. Misalkan Abdul Rasyid atau Rasyidah sebagai nama pengganti Sugiarmo atau Supangati.
Hari kesaktian pancasila adalah sebutan untuk mengingatkan bangsa Indonesia akan tragedy sejarah penghianatan bangsa yang dilakukan oleh suatu kelompok yang ingin mengubah Pancasila sebagai dasar Negera Kesatuan Republik Indonesia dengan komunisme sebagai dasar Negara Indonesia.
Oleh KH. Abdul Muhith Abdul Fattah Akan datang suatu masa di mana bangsa mengeroyok kalian seperti orang rakus merebutkan makanan di atas meja, ditanyakan (kepada Rasulullah saw) apakah karena di saat itu jumlah kita sedikit? Jawab Rasulullah saw, tidak bahkan kamu saat itu mayoritas tetapi kamu seperti buih di atas permukaan air banjir, hanya mengikuti kemana air banjir mengalir (artinya kamu hanya ikut-ikutan pendapat kebanyakan orang seakan-akan kamu tidak punya pedoman hidup) sungguh Allah telah mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kamu, dan mencampakkan di dalam hatimu 'al-wahn' ditanyakan (kepada Rasulullah) apakah al-wahn itu ya Rasulullah? Jawabnya: wahn adalah cinta dunia dan benci mati.
Shalat adalah ibadah terpenting bagi seorang muslim. Shalat menjadi tolak ukur kesalehan seseorang. Bahkan shalat merupakan amal kunci bagi segala amal lainnya. Meski demikian jarang sekali orang mengerti bahwa masing-masing waktu shalat yang lima itu mengandung hikmah dan memiliki sejarah masing-masing.
Oleh: Isfandiari Temanku Jeffrey, turunan Cina-Manado. Baru lalu ia bikin kejutan besar di lingkungan gaulnya: JJ begitu ia disapa, ikhlas memeluk Islam hingga dapat predikat mualaf fresh. Sebagai muslim keturunan dan teman dekatnya, saya penasaran setengah mati, kok bisa-kok mau? Bukan apa-apa, JJ punya gaya hidup yang jauh dari ‘rasa’ muslim dilihat dari kacamata awam. Ia intelek (bukan berarti muslim nggak intelek lo!), lihai bergaul dengan gadis-gadis cantik, bertampang bagai bintang Mandarin, langganan dugem, sangat konsumtif, realis sejati dan berdaya rasional minta ampun. Lha…, ada angin apa ujug-ujug bershahadat secara takzim, di mesjid dekat rumahnya sambil berurai air mata… alhamdulillah, saya jadi saksi peristiwa ajaib ini.
Seperti kita ketahui bersama bahwa haji merupakan salah satu rukun Islam, sebagaimana sholat dan zakat. Setiap orang yang sudah muslim yang mampu wajib melaksanakannya. Perhatikan Ali Imrah ayat 97 “…mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah”. Haji sendiri fardhunya sekali dalam seumur hidup. Adapun haji selanjutnya sunnah hukumnya. Lantas lebih utama mana melaksanakan pengulangan dalam ibadah haji dengan amal atau shodaqah yang mempunyai fungsi sosial jauh lebih luas? semisal pembangunan madrasah, pembangunan jembatan atau mushalla.
Salah satu hal terpenting dalam ‘fiqih kedisiplinan’ adalah membiasakan budaya antri di segala lini kehidupan. Antri di jalan tol, antri bayar telpon, antri melontar jumrah dan lain sebagainya. Tradisi antri dalam fiqih mungkin tidak begitu dikenal, akan tetapi dalam beberapa hal fiqih telah mengajarkan ketertiban, misalkan dalam hal pemenuhan rukun wudhu yang mengharuskan urut dan tertib. Sehingga membasuh muka harus didahulukan dari pada membasuh kedua tangan. Menyalahi urutan ini bisa menjadikan wudhu tidak sah.
Belajar fiqih terkadang terasa amat rumit. Karena pembahasan yang mencakup berbagai masalah hingga permasalahan kecil yang terlihat sangat sepele. Namun demikian, bagi sebagian orang justru hal kecil-kecil itulah nilai lebih belajar fiqih. Karena seringkali hal itu memberikan pelajaran untuk bertindak teliti dan rapih. Tidak hanya itu saja, fiqih selalu melatih diri untuk berimajenasi kreatif bagaimana mencari solusi dari permasalahan tersebut.
Tidak semua tradisi sejalan dengan tuntunan syariah. Hal ini bisa karena keberadaan tradisi yang mendahului syari’ah dan belum ada usaha pelurusan terhadapnya, seperti tradisi tumbal dan sesajen. Atau bisa juga tradisi tidak sejalan dengan syariah karena kehadirannya sebagai entitas baru hasil dari keterpengaruhan berbagai kebudayaan seperti halnya kebiasaan berbaju hitam ketika berta’ziyah.
Banyak sekali ragam tradisi yang berhubungan dengan ziarah kubur. Mulai dari mengaji al-Qur’an, tahlil, yasinan hingga menyirami pusara dengan air. Tentang dasar hukum berbagai tradisi tersebut telah sering disebutkan dalam rubrik ubudiyah. Kali ini redaksi akan menerangkan dasar hukum menyiram kuburan dengan air dingin ataupun air wewangian.