NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Indeks Artikel

Temukan semua artikel keislaman terbaru

Menampilkan 12 artikel (Halaman 1005 dari 1033)
Dua Sisi Ibadah dan Keistimewaan Puasa
Khutbah

Dua Sisi Ibadah dan Keistimewaan Puasa

Ma&#039asyiral Muslimin RahimakumullahRukun Islam ada lima perkara. Membaca syahadat, mengerjakan shalat, membayar zakat, berpuasa dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Bila diperhatikan dengan seksama kelima rukun Islam tersebut bersifat positif (syatrul iktisab), kecuali puasa. Karena sesungguhnya perintah puasa adalah bersifat negative (syatrul ijtinab), yaitu perintah untuk meninggalkan sesuatu (makan, minum, menahan nafsu dan lain-lain). Artinya, apabila syahadat harus diucapkan, shalat harus dikerjakan, zakat harus ditunaikan, haji harus dilaksanakan, maka puasa harus menahan segala hal yang membatalkannya. Inilah satu keistimewaan ibadah puasa dibandingkan dengan ibadah lainnya.

Puasa sebagai Pintu Ibadah
Khutbah

Puasa sebagai Pintu Ibadah

Oleh: Ust. Yusuf SuhartoMa&#039asyiral Muslimin RahimakumullahMarilah kita bersama-sama menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai ruang untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt. dengan meninggalkan kemaksiatan dan berbondong-bondong pada amal kebaikan. Karena dalam ramadhan amal kebaikan akan ilipat-gandakan. Ingatlah sebuah hadits Rasulullah saw &#039Barang siapa datang ke majlis ta&#039lim di bulan Ramadhan, maka Allah memerintahkan malaikat mencatat setiap langkahnya sebagai pahala ibadah satu tahun penuh. Dan Aku (Kanjeng Nabi Muhammad saw) akan bersamanya pada hari kaimat nanti di bawah Arasy-NYa.

Memantapkan Iman di Bulan Sya&#039ban
Khutbah

Memantapkan Iman di Bulan Sya&#039ban

K. Sofian, S.Ag(Wakil sekretaris PCNU Buleleng Bali) Rasulullah saw pernah berkata walaupun engkau mengumpulkan ilmu lebih banyak, niscaya tidak akan bermanfaat kepadamu selain kamu mengerjakan tiga perkara: 1. janganlah kamu mencintai dunia karena dunia itu bukanlah balasan bagi orang-orang mukmin, 2. janganlah kamu berteman dengan setan karena dia bukan teman-teman mukmin, 3. dan janganlah kamu menyakiti seseorang karena hal itu bukanlah perbuatan orang-orang mukmin.