NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Indeks Artikel

Temukan semua artikel keislaman terbaru

Menampilkan 12 artikel (Halaman 1013 dari 1032)
Masa Kekhalifahan Usman Ibn Affan
Syariah

Masa Kekhalifahan Usman Ibn Affan

Sepeniggal khalifah Umar, sebenarnya peluang Ali ibn Abi Thalib menjadi khalifah cukup besar sebab hampir semua syarat ideal sebagai seorang khalifah terdapat pada dirinya. Dia adalah salah seorang yang dijamin masuk surga (ahad al-mubasy-syarina bi-aljannah), orang yang pertama masuk Islam dari kelompok anak-anak (awwalu man aslama min al-sibyan), menantu dan sepupu Nabi Muhammad SAW, keluarga terhormat dan ilmunya sangat luar biasa. Ali juga seorang sahabat yang tidak pernah absen dalam peprangan, bahkan ia adalah penjebol benteng Yahudi pada perang Khaibar. Tetapi, sebelum wafat khalifah Umar berwasiat, “Seandainya Abu Ubaidillah bin al-Jarrah masih hidup, jabatan khalifah akan saya serahkan kepadanya. Karena dia sudah meninggal saya tidak bisa menunjuk seseorang. Masalah ini akan saya serahkan kepada enam tokoh sebagai tim formatur. Anak saya Abdullah ibn Umar masuk dalam tim, namun tidak boleh dipilih. Dari bani Adiy cukup saya saja yang menjadi khalifah. Enam orang tersebut adalah Ali ibn Abi Thalib, Usman ibn Affan, Abdurrahman ibn Auf, Sa’ad ibn Abi Waqaz, Zubair ibn Awwam dan Thalhah ibn Ubaidillah. Selama empat hari sudah harus ada keputusan mengenai pengganti khalifah. Kalau belum, maka ketua tim segera mengambil kebijaksanaan. Siapa yang tidak menyetujui apa yang sudah disepakati bunuhlah dia.

Isitqomah Sebagai Konsep Diri dalam Membentuk Karakter Seorang Muslim
Khutbah

Isitqomah Sebagai Konsep Diri dalam Membentuk Karakter Seorang Muslim

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA (Mustasyar PBNU) الحمد لله الذى أمرنا بالعدل والاحسان, أشهد أن لا اله الا الله و&

Bersalaman Setelah Shalat
Syariah

Bersalaman Setelah Shalat

Bersalaman setelah shalat adalah sesuatu yang dianjurkan dalam Islam karena bisa menambah eratnya persaudaraan sesama umat Islam. Aktifitas ini sama sekali tidak merusak shalat seseorang karena dilakukan setelah prosesi shalat selesai dengan sempurna. Meskipun demikian, banyak orang yang mempertanyakan tentang hukum bersalaman, perbincangan seputar ini masih terfokus tentang bid’ah tidaknya bersalaman ba’das sholat. Inilah yang perlu dijelaskan lebih lanjut. Ada b

Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar dan Umar
Syariah

Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar dan Umar

ISLAM NUSANTARA DAN BERBAGAI ALIRAN DI INDONESIA (2) Kepemimpinan Khalifah Abu Bakar dan Umar Setelah Rasulullah saw wafat dan Abu Bakar resmi diangkat menjadi pengganti beliau mewakili suku Quraisy, maka stabilitas politik mulai terkoyak. Bila dibincangkan lebih lanjut, maka pemurtadan yang marak terjadi saat itu lebih merupakan pertimbangan politik bukan akidah semata. Inilah tugas berat Abu Bakar yang harus diselesaikan lebih dahulu. Ibn al-Atsir (wafat tahun 630 H/1232 M) mengilustrasikan suasana politik pasca wafatnya Rasulullah SAW dan dibai’atnya Abu Bakar sebagai berikut: “Semenjak Rasulullah Saw wafat dan berita dukanya sampai ke Makkah dibawa oleh ‘Uttab ibn Usaid ibn Abi al-‘Ash ibn Umayyah, Uttab menyamar dan mengharap penduduk Makkah yan

Bau Kemenyan Disukai Nabi
Syariah

Bau Kemenyan Disukai Nabi

Sering kali kita jumpai pembakaran kemenyan di tempat-tempat tertentu (misalnya makam para wali). Dan juga sering dijumpai pada acara-acara tertentu (seperti doa sedekah bumi) yang dilakukan secara islami dengan menggunakan bahasa Arab. Bagi sebagian warga bau kemenyan diidentikan dengan pemanggilan roh, dan sebagian yang lain menganggapnya sebagai pengharum ruangan, dan ada pula yang merasa terganggu dengan bau kemenyan. Bagaimanakah sebenarnya hukum menggunkan kemenyan? Baik dalam kehidupan sosial bermasyarakat maupun dalam urusan beribadah? Mengharumkan ruangan dengan membakar kemenyan, dupa, mustiki, setinggi kayu gaharu yang mampu membawa ketenangan suasana adalah suatu hal yang baik. Karena hal ini itba’ dengan Rasulullah saw. beliau sendiri sangat menyukai wangi-wangian, baik minyak wangi, bunga-bungaan ataupun pembakaran dupa. Hal ini turun temurun diwariskan oleh beliau kepada sahabat dan tabi’in. Hingga sekarang banyak sekali penjual minyak wangi dan juga kayu gaharu, serta dupa-dupaan di sekitar Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Islam dan Semangat Berkarya
Khutbah

Islam dan Semangat Berkarya

Oleh: H.Ulil A. Hadrawiy الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على امورالدنيا والدين. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله.  اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه أجمعين. اما بعد فياعباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله فقد فاز المتقون, وقال الله تعالى فى القرأن العظيم وَالْعَصْرِ  إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ  الله العلي العظيم Hadirin Jama’ah Jum’ah rahimakumullah Pada kesempatan jum’at kali ini, marilah kita bersama-sama saling mengingatkan kebenaran dan kesabaran. Al-Quran mengingatkan kepada kita agar kita semua tidak termasuk dalam golonganya orang-orang yang merugi. Dengan terus berusaha mengerjakan segala perbuatan dan usaha yang terbaik bagi kita semua. Menjadi manusia yang beriman berarti menjadi manusia yang idealis dan bercita-cita. Dengan segala upaya dan kesabaran mari bersama-sama mewujudkan cita dan idialisme kita, sebagai seorang m

Babak Pertama; Mencari Pemimpin Pengganti Nabi
Syariah

Babak Pertama; Mencari Pemimpin Pengganti Nabi

Akhir-akhir ini sering kali muncul berbagai masalah ke-Islaman yang sangat menyita perhatian masyarakat. Mulai dari Nabi palsu, permasalahan Ahmadiyah, hingga tentang faham Syi’ah. Hal ini sangat menyibukkan berbagai lembaga keagamaan. Baik lembaga yang berada di bawah naungan negara seperti MUI, Kementerian Agama, DPR komisi VIII atau lembaga Islam yang mandiri seperti NU, Muhammadiyah dan organisasi-organisasi Islam yang lain. Tidak sedikit yang menganalisa bahwa kejadian-kejadian itu merupakan bagian dari permainan politik kekuasaan. Ada juga yang mati-matian menyebutkan bahwa fenomena ini murni bersifat ideologis. Dan ada pula yang melihat dari kaca mata ekonomi. Oleh karena itu, sebelum kita ikut-ikutan berkomentar, alangkah baiknya jika kita tahu duduk persoalannya.

Mari Bersama Membangun Moral Bangsa
Khutbah

Mari Bersama Membangun Moral Bangsa

Moh. Sofwan Al-Hafidz (Pengurus MWC NU Tanjung Priok) الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على امورالدنيا والدين. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله.  اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه أجمعين. اما بعد فياعباد الله أوصيكم وإياي بتقوى الله فقد فاز المتقون, وقال الله تعالى "ياأيهاالذين أمنوا اتقوالله حق تقاته ولاتموتن إلا وأنتم مسلمون" وقال النبي صلى الله عليه وسلم: اتق الله حيثما كنت واتبع السيئة الحسنة تمحوها وخالق الناس بخلق حسن. صدق الله العلي العظيم وصدق رسوله النبي الحبيب الكريم, والحمد لله رب العالمين.  Hadirin Jama’ah Jum’ah rahimakumullah Marilah kita meningkatkan taqwa kita kepada Allah swt. semoga setiap perilaku kita senantiasa dalam kontrol yang Maha Kuasa, sehingga kita semua terhindar dari berbagai godaan yang menyesatkan kita dari tuntunan agama-Nya. Tidak hanya godaan dosa besar, tetapi juga godaan yang menggoyahkan kepribadian kita sebagai sorang muslim yang bertaqwa. Hadirin Jama’ah Jum’ah yang Berbahagia     Kita semua mengerti dan faham bahwa moralitas merupakan pranata yang paling utama dalam menata masyarakat dan bangsa. Berbagai centeng-preneng kasus yang terjadi di negeri ini, mulai dari problema sosial, ekonomi, kultural, budaya maupun agama ternyata tak bisa dipahami secara tehnis-mekanis belaka. Sudah berapa banyak seminar diadakan sudah seberapa sering pelatihan dilaksanakan, dan sudah tak berbilang khutb