NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Indeks Artikel

Temukan semua artikel keislaman terbaru

Menampilkan 12 artikel (Halaman 987 dari 1032)
Khutbah Idul Adha: Bertauhid, Berkurban dan Berhaji
Khutbah

Khutbah Idul Adha: Bertauhid, Berkurban dan Berhaji

Bertauhid, berkurban dan berhaji adalah tiga rangakaian ibadah yang angat bernilai bagi umat muslim. Ketiganya telah berhasil dipadukan oleh Nabi Ibrahim. Bagaimana proses beliau menemukan keyakianan akan keesaan Allah swt, kemudian meyakini dengan sepenuh hati deibuktikan dengan berkorban seorang anaknya. Dan melaksanakan perintahnya berhaji, sebuah ibadah yang mengandung hubungan fertikal dan horizontal.

Sunnahnya Berkurban
Syariah

Sunnahnya Berkurban

Melaksanakan Ibadah Qurban Hukumnya Sunnah Hari raya yang kita peringati atau kita rayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah itu disebut Idul Adha, Idun Nahri atau Idul Qurban. Dikatakan demikian, karena pada hari itu kaum muslimin yang mempunyai kemampuan atau kelebihan rizki dianjurkan (disunnahkan) untuk menyembelih ternak berupa kambing, sapi atau unta dengan niat bertaqarrub/mendekatkan diri atau beribadah kepada Allah SWT. Waktu penyembelihannya yaitu sejak tanggal 10 Dzulhijjah setelah kaum muslimin selesai melaksanakan shalat &#039Id sampai dengan akhir hari tasyriq/tanggal 13 Dzulhijjah (Terbenamnya matahari), dengan ketentuan seekor ternak kambing hanya cukup untuk qurbannya satu orang, sedangkan sapi atau unta cukup untuk qurbannya tujuh orang. Dalam riwayat sahabat Jabir bin Abdillah disebutkan : نَحَرْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْيَّةِ الْدَنَةَ عَنْ سَعَةٍ وَالْقَرَةَ عَنْ سَعَةٍ. رواه مسلم Kita para sahabat bersama Rasulullah SAW. pada tahun Hudaibiyah menyembelih qurban berupa seekor unta untuk qurbannya tujuh orang dan seekor sapi juga untuk qurbannya tujuh orang". (HR. Muslim) Pelaksanaan ibadah ini hukumnya sunnah muakkadah (Sangat dianjurkan) bagi yang mampu untk melaksanakannya, bahkan sampai ada sebagian Ulama&#039 Fiqih yang menghukuminya sebagai kewajiban, akan tetapi menurut jumhur ulama&#039 (Mayoritas) berpendapat sebagai sunnah muakkadah, dikarenakan keutamaannya yang sungguh sangat besar menurut syara&#039.

Puasa Sunnah 9 Dzulhijjah
Syariah

Puasa Sunnah 9 Dzulhijjah

Puasa sunnah dalam Islam dapat dikategorikan menjadi empat, pertama puasa sunnah tahunan seperti puasa enam hari dibulan Syawal, puasa di hari Arafah dan puasa 'asyura' (Hari kesepuluh) dibulan Muharram. Kedua, puasa sunnah bulanan seperti puasa Ayyamil Bhidh (Puasa tiga hari setiap bulannya, yaitu tanggal 13, 14 dan 15). Ketiga puasa sunnah mingguan seperti puasa hari Senin dan Kamis. Keempat, puasa sunnah harian seperti puasa Daud, yaitu sehari puasa dan sehari tidak.