Internasional

Indonesia Prihatin Konflik Yaman Meluas, Dorong Dialog Bersama

NU Online  ·  Jumat, 11 September 2026 | 17:00 WIB

Indonesia Prihatin Konflik Yaman Meluas, Dorong Dialog Bersama

Ilustrasi bendera Indonesia dan Yaman. (Foto: Dok istimewa)

Jakarta, NU Online

Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di Yaman dan kawasan sekitarnya. Indonesia juga menyoroti serangan lintas batas kelompok Houthi ke sejumlah wilayah Arab Saudi pada 8 September 2026 yang menimbulkan dampak terhadap masyarakat sipil serta kerusakan infrastruktur.


“Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di Yaman dan kawasan sekitarnya, termasuk serangan lintas batas kelompok Houthi terhadap sejumlah lokasi di Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran, Kerajaan Arab Saudi, pada 8 September 2026,” tulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun X @kemlu_RI, dikutip Jumat (11/9/2026).


Pemerintah Indonesia menyebut serangan tersebut berdampak terhadap masyarakat sipil serta menyebabkan kerusakan pada infrastruktur sipil dan ekonomi.


Indonesia menyerukan seluruh pihak menghentikan siklus serangan dan serangan balasan yang terus memperburuk situasi. Pemerintah juga meminta semua pihak menahan diri secara maksimal untuk mencegah konflik meluas.


Selain itu, Indonesia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Kedaulatan dan integritas wilayah negara-negara di kawasan juga harus dihormati, sementara perlindungan terhadap penduduk dan objek sipil harus menjadi prioritas.


Pemerintah Indonesia menilai penyelesaian konflik Yaman tidak dapat dicapai melalui kekerasan. Karena itu, seluruh pihak didorong kembali mengedepankan dialog dan diplomasi.


Indonesia juga menyerukan agar proses politik yang inklusif, dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Yaman, kembali dijalankan. Proses tersebut dinilai penting untuk mencapai penyelesaian politik yang menyeluruh dan berkelanjutan.


Pemerintah menegaskan penyelesaian konflik harus tetap menghormati persatuan, kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Yaman.


“Indonesia kembali menegaskan perlunya seluruh pihak mengedepankan dialog dan diplomasi serta kembali pada proses politik yang inklusif, dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Yaman,” katanya.