Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
NU Online ยท Senin, 6 April 2026 | 15:00 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan bahwa Kepala Intelijen Mayjen Majid Khademi gugur dalam serangan Amerika Serikat-Israel pada Senin (6/4/2026) pagi.
"Berdasarkan pernyataan, Mayor Jenderal Khademi mencatatakan jejak kontribusi yang signifikan, abadi, dan memberikan pelajaran sepanjang hampir setengah abad tugasnya dengan tulus dan berani dalam revolusi, sistem, dan tanah air Islam pada bidang intelijen dan keamanan," demikian dilansir Tasnimnews.
Lebih lanjut, IRGC menyatakan bahwa upaya Almarhum dapat menjadi cahaya penuntun bagi komunitas intelijen negara tersebut selama bertahun-tahun ke depan, khususnya dalam menghadapi musuh asing di tingkat strategis.
Tidak hanya itu, ikhtiar Sang Syahid itu juga penting dalam menghadapi skema jahat dan licik musuh yang bertujuan melakukan infiltrasi dan menciptakan ketidakstabilan terhadap keamanan dan ketenteraman Iran.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
"Serangan tersebut melibatkan serangan udara secara luas terhadap lokasi militer maupun sipil di seluruh Iran, yang menyebabkan korban jiwa yang signifikan serta kerusakan infrastruktur yang meluas," demikian dikutip dari Tasnimnews.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melakukan operasi balasan dengan menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan serta pangkalan regional menggunakan gelombang rudal dan drone.
Khademi pernah ditunjuk memimpin Organisasi Perlindungan Intelijen Garda Revolusi, yang bertugas melakukan pengawasan internal dan kontraintelijen. Ia juga pernah memegang posisi senior di kementerian pertahanan Iran. Hal itu ia emban sebelum diamanahi sebagai Kepala Intelijen, sebagaimana dilansir Reuters.
Diketahui, IRGC merupakan salah satu lembaga keamanan paling kuat di Iran, dengan peran sentral dalam pengawasan domestik untuk melawan pengaruh asing, dan sering beroperasi secara paralel dengan kementerian intelijen sipil.
Terpopuler
1
2.500 Alumni Ikuti Silatnas Iktasa di Istiqlal Jakarta, Teguhkan 3 Fungsi Utama Pesantren
2
Akademisi Soroti Gejala Pembusukan Demokrasi yang Kian Sistematis Sejak Era Jokowi ke Prabowo
3
War Haji, Jalan Pintas yang Berpotensi Sengketa
4
MBG dan Larangan Pemborosan dalam Islam
5
Ketua Umum PBNU Apresiasi Gencatan Senjata AS-Iran, Harap Berlangsung Permanen
6
PBNU Soroti Wacana War Tiket Haji, Harus Dikaji Matang, Tekankan Aspek Keadilan Jamaah
Terkini
Lihat Semua