Menlu Abbas Araghchi Pimpin Delegasi Iran di Sidang Majelis Umum PBB
NU Online ยท Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB
Husnul Khotimah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Seyyed Abbas Araghchi tiba di New York, Amerika Serikat pada Selasa sore (22/9/2026) waktu setempat. Ia hadir untuk memimpin delegasi diplomatik Iran dalam Sidang Tahunan ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.ย
Dikutip dari Kementerian Luar Negeri Iran, Araghchi mendarat di markas besar PBB tersebut guna berpartisipasi dalam berbagai pembahasan agenda Majelis Umum sekaligus menyampaikan sikap resmi Republik Islam Iran di forum internasional tersebut.
Selain mengikuti diskusi agenda Majelis Umum PBB, Araghchi juga dijadwalkan menggelar serangkaian pertemuan bilateral dan konsultasi dengan sejumlah pejabat serta menteri luar negeri negara lain yang turut hadir dalam sidang tahunan ini. Kunjungan tersebut menjadikan Araghchi sebagai salah satu pejabat tinggi Iran yang memasuki wilayah Amerika Serikat sejak eskalasi konflik kawasan yang melibatkan serangan AS dan Israel terhadap Iran beberapa bulan sebelumnya.
Kabar kedatangan Araghchi ini juga disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melalui akun X resminya. Dalam unggahannya, Baqaei menuliskan bahwa Araghchi memimpin sebuah delegasi diplomatik untuk berpartisipasi dalam diskusi Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Masuknya Menteri Luar Negeri ke New York untuk Mengikuti Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seyyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, sore hari ini, Selasa, memimpin sebuah delegasi diplomatik untuk berpartisipasi dalam diskusi Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, tiba di New York, markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa," tulis Baqaei dalam akun X sebagaimana dikutip NU Online pada Rabu (23/9/2026).
Baqaei menambahkan bahwa Sidang Tahunan ke-81 Majelis Umum PBB kali ini mengusung tema "Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all."ย
"Sidang Tahunan ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tema "Memulihkan Kepercayaan" terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa, akan dimulai pada hari Rabu dengan pidato para pemimpin negara," lanjut Baqaei.
Tak lama setelah tiba di New York, Araghchi langsung melakukan kontak diplomatik dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antรณnio Guterres. Dikutip dari Kementerian Luar Negeri Iran, keduanya melakukan panggilan telepon untuk saling bertukar pandangan mengenai agenda Sidang Majelis Umum PBB serta upaya-upaya Sekretaris Jenderal dalam mendorong perdamaian dan keamanan internasional. Panggilan tersebut menegaskan bahwa Iran tetap menempuh jalur komunikasi aktif dengan pucuk pimpinan PBB di tengah situasi kawasan yang masih tegang.
Pekan Tingkat Tinggi (High-level Week) Sidang Majelis Umum PBB 2026 tersebut berlangsung pada 18-28 September. Berdasarkan informasi resmi dari situs PBB, sesi ke-81 Majelis Umum PBB kembali mengumpulkan para pemimpin dunia dengan tujuan merevitalisasi kerja sama global, mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta menggalang aksi kolektif demi perdamaian, martabat, dan kesetaraan di planet yang sehat.ย
Presiden Majelis Umum PBB sesi ke-81 Khalilur Rahman dari Bangladesh memimpin jalannya Sidang Umum (General Debate) yang berlangsung pada 22-28 September dengan tema besar "Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all".
Selain Sidang Umum, rangkaian Pekan Tingkat Tinggi tahun tersebut turut mencakup sejumlah agenda penting lain, di antaranya Pertemuan Tingkat Tinggi mengenai Aksi Iklim dan Transisi Berkeadilan pada 23 September, peringatan 40 tahun Deklarasi Hak atas Pembangunan, Pertemuan Tingkat Tinggi mengenai kenaikan permukaan air laut, pertemuan tingkat tinggi soal pencegahan dan kesiapsiagaan pandemi, peringatan 25 tahun Deklarasi Durban tentang perlawanan terhadap rasisme, hingga peringatan Hari Internasional Penghapusan Total Senjata Nuklir.
Forum-forum tersebut menjadi ruang bagi para menteri luar negeri, termasuk Araghchi, untuk menyuarakan posisi negaranya di berbagai isu global sekaligus membuka ruang dialog dengan mitra-mitra internasional.
Kehadiran Araghchi di New York kali ini dipandang signifikan mengingat situasi hubungan Iran dengan sejumlah negara Barat masih diwarnai ketegangan pascakonflik militer di kawasan.
Dengan memimpin langsung delegasi Iran ke markas PBB, Teheran menegaskan komitmennya untuk tetap terlibat dalam forum multilateral sekaligus memanfaatkan panggung internasional tersebut untuk menyampaikan sikap resminya, membangun konsultasi dengan berbagai pihak, dan mendorong perhatian dunia terhadap isu-isu yang menjadi perhatian Iran.
Terpopuler
1
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
2
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
3
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
4
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
5
Pelatihan Manajemen Bencana NU Care-LAZISNU Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Relawan
6
Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027
Terkini
Lihat Semua