Jatim

Digitalisasi Al-Qur'an Jadi Cara Efektif Menjangkau Gen Z

NU Online  ·  Jumat, 13 Maret 2026 | 07:00 WIB

Digitalisasi Al-Qur'an Jadi Cara Efektif Menjangkau Gen Z

Dosen Teknologi Pendidikan UINSA Surabaya sekaligus founder Dunia Santri Community, Gus Abdullah Hamid. (Foto: NOJ/ISt)

Surabaya, NU Online

Dosen Teknologi Pendidikan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Abdullah Hamid (Gus Hamid) menyoroti pentingnya digitalisasi Al-Qur’an sebagai cara efektif menjangkau Generasi Z. Hal ini berkaitan dengan pola hidup Gen Z yang hampir tidak terlepas dari penggunaan gawai dalam kesehariannya.


Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menjadi sarana strategis untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an.


“Gen Z itu hampir 24 jam bersama HP. Maka solusi paling kongkrit untuk menarik minat mereka adalah menginstal aplikasi Al-Qur’an di ponsel. Jadi, kapan pun jika ingin murajaah atau membaca, Al-Qur'an sudah tersedia di genggaman,” ujarnya sebagaimana dikutip NU Online Jatim.


Gus Hamid memperkenalkan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Salah satunya aplikasi bernama Tartil yang dirancang untuk membantu proses menghafal Al-Qur’an, sehingga lebih mudah diakses oleh para penggunanya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya memperbanyak membaca Al-Qur’an, terutama pada Ramadhan. Ia mengaitkannya dengan keutamaan Lailatul Qadar yang memiliki nilai pahala sangat besar bagi umat Islam.


Menurutnya, dengan rata-rata usia umat Nabi Muhammad sekitar 63 tahun, Allah menganugerahkan Lailatul Qadar sebagai kesempatan istimewa untuk meraih pahala setara dengan ibadah selama seribu bulan, sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Qadar.


“Waktu turunnya Lailatul Qadar sengaja dirahasiakan. Tujuannya agar umat Islam tetap konsisten dan bersemangat dalam beribadah sepanjang bulan Ramadhan, bukan hanya pada malam-malam tertentu saja,” terang Pendiri Dunia Santri Community itu.


Baca selengkapnya di sini