NU Tambakrejo Siapkan Tempat Tinggal Gratis untuk Muktamirin, 400 Kuota Ludes Sehari
NU Online · Jumat, 17 Juli 2026 | 14:00 WIB
Jombang, NU Online
Menyambut gelaran Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur panitia lokal penerimaan tamu di Tambakrejo memberikan layanan akomodasi bagi para peserta muktamar (muktamirin).
Ketua Panitia Penerimaan Tamu, Subagiyo, mengungkapkan bahwa program ini merupakan amanah dari Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah yang berkolaborasi dengan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tambakrejo. bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi tamu yang datang dari berbagai penjuru.
"Karena mendapat amanat dari pihak yayasan beserta PRNU Tambakrejo, maka kami menyiapkan tempat tinggal gratis ini untuk para muktamirin," ujar Subagiyo diberitakan NU Online Jombang, Kamis (16/7/2026).
Ia mengaku mendapat banyak respons positif tak lama setelah pengumuman ini disebarkan melalui media sosial. Hanya dalam waktu satu hari sejak flyer pendaftaran beredar, kuota 400 tempat yang disediakan langsung habis dipesan.
"Pengumuman ini mulai kami sebarkan pada hari Selasa sore, dan pagi ini sudah kami tutup karena 400 kuota itu sudah penuh," tuturnya.
Untuk memfasilitasi para tamu, panitia menyiapkan dua lokasi utama, yakni gedung PRNU Tambakrejo dan Yayasan Pendidikan Insan Al-Madinah di Petengan Gang 5, Tambakrejo, Jombang.
Subagiyo menjelaskan, proses pendaftaran dirancang sesimpel mungkin tanpa syarat khusus. Calon tamu cukup menghubungi nomor narahubung yang tertera dengan menyertakan nama penanggung jawab, asal rombongan, kontak person, jumlah anggota laki-laki dan perempuan, serta durasi menginap.
"Hingga kini mayoritas pendaftar memilih durasi tinggal selama lima hari penuh, yakni pada 27 hingga 31 Agustus mendatang," katanya.
Menurut penuturan Subagiyo, para muktamirin yang memesan layanannya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan terdapat rombongan dari luar negeri, yakni dari Mesir dan Sudan.
"Salah satu rombongan besar yang telah terdaftar adalah rombongan instruktur GP Ansor Jawa Timur yang berjumlah 50 orang, mereka menginap full di sini 5 hari," ungkapnya.
Untuk memastikan kelancaran operasional, panitia menyiagakan 70 personel yang bertugas selama 24 jam penuh. Mereka dibagi menjadi 10 kelompok dalam setiap shift kerja, yakni shift pertama (06.00-14.00), shift kedua (14.00-22.00), dan shift ketiga (22.00-06.00).
Panitia gabungan ini terdiri dari pengurus ranting serta tenaga pendidik di Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah. Untuk mempermudah koordinasi, seluruh panitia akan dibekali dengan atribut khusus agar mudah dikenali oleh para muktamirin.
Inisiatif ini mendapatkan apresiasi langsung dari pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Hal ini disampaikan saat Ketua Yayasan Al-Madinah bersilaturahim kepada Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq).
"Gus Rozaq memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Beliau bahkan berharap agar ranting-ranting lain turut berkontribusi aktif untuk menyukseskan Muktamar ke-35 NU ini," pungkas Subagiyo.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menjaga Hati dari Iri kepada Nikmat Orang Lain
2
Khutbah Jumat: Safar Bukan Bulan Sial
3
Khutbah Jumat: Tetap Mencari Rezeki Halal di Tengah Tantangan Ekonomi
4
Rabu-Kamis Matahari di Atas Ka'bah Tepat, Saatnya Pastikan Arah Kiblat secara Akurat
5
Khutbah Jumat: Belajar dari Kisah Nabi Ya’qub dalam Menjauhi Sifat Putus Asa
6
Khutbah Jumat: Di Era Viral, Jangan Kehilangan Rasa Malu kepada Allah
Terkini
Lihat Semua