PCNU Jombang Siapkan Masjid dan Mushala Ramah Muktamirin
NU Online ยท Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Jombang, NU Online
Menyambutย Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait Gerakan Masjid dan Mushola Ramah Muktamirinย (sebutanย untukย pesertaย Muktamar).ย
Koordinasi tersebut dilaksanakan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jombang, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Jombang di Omah The Kien Lauw, Grand Candi Village Jombang, beberapa waktu berselang.
Koordinator Gerakan Masjid dan Mushola Ramah Muktamirin, Wahyu Maretno Wibowo, menyampaikan bahwa saat ini proses pendataan masjid dan mushala di seluruh Kabupaten Jombang terus dilakukan.
โUntuk saat ini kita sedang melakukan pendataan masjid dan mushola se-Kabupaten Jombang. Pendataan ini penting untuk mengetahui sebaran dan kesiapan masjid serta mushola yang nantinya menjadi bagian dari gerakan Masjid dan Mushala Ramah Muktamirin,โ ujar Kiai Wahyuย diberitakan NU Onlineย Jombang.
Fungsi masjid dan mushala, lanjut Kiai Wahyu, adalah sebagai tempat yang nyaman bagi para Muktamirin untuk beribadah dan beristirahat selama Muktamar.
"Harapannya para Muktamirin yang datang ke Jombang tidak kesulitan menemukan tempat ibadah, tempat beristirahat, air minum, toilet, maupun informasi yang mereka butuhkan. Kita ingin masjid dan mushola hadir sebagai tempat yang nyaman dan ramah bagi para tamu Muktamar,โ terangnya.
Oleh karena itu, menurutnya, keterlibatan MWCNU se-Kabupaten Jombang sangat penting karena pendataan dan koordinasi dilakukan hingga tingkat wilayah kecamatan.
โMWCNU akan menjadi penggerak di wilayah masing-masing untuk berkoordinasi dengan ranting NU dan takmir masjid serta mushola," ungkapnya.ย
Sementara itu, Ketua DMI Jombang, H Didin A. Sholahuddin, mengajak seluruh takmir masjid dan mushala untuk berpartisipasi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
"Tidak harus mewah, yang penting bersih, nyaman, terbuka dan ramah. Fasilitas dasar seperti tempat shalat, air, toilet, dan kebersihan harus dipastikan siap. Jika memungkinkan, bisa ditambah tempat istirahat, air minum, serta informasi bagi muktamirin,โ jelas Gus Didin, sapaannya.ย
Terpopuler
1
Masyarakat Adat Kalimantan Timur Ungkap Penolakan Proyek Karbon Bank Dunia
2
Khutbah Jumat: Makna Kemerdekaan yang Hakiki dalam Islam
3
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
4
Khutbah Jumat: Hindari Kemaksiatan dalam Perayaan Kemerdekaan
5
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
6
Innalillah, Sesepuh Buntet Pesantren KH Hasanuddin Kriyani Wafat
Terkini
Lihat Semua