Pesan Tawadhu' untuk Segenap Makhluk
Di atas 'langit', masih ada 'langit'
Kumpulan artikel kategori Keislaman
Di atas 'langit', masih ada 'langit'
"Siapa yang tidak belajar di waktu mudanya, bertakbirlah empat kali (sebagai shalat jenazah) atas kematiannya." (Imam asy-Syafi'I, dalam Dîwânul Imâm asy-Syâfi‘î)
Kita tidak perlu merendahkan cara lain praktik shalat tasbih yang jarang digunakan masyarakat. Karena praktik itu memiliki riwayatnya sendiri dan dibolehkan oleh para ulama. Walhasil, shalat tasbih ini mengandung keutamaan yang luar biasa sampai-sampai Rasulullah SAW berpesan begitu rupa kepada pamannya, Abbas RA.
Sayangilah siapa saja yang di bumi maka yang di langit akan menyayangi kalian. [HR Bukhari]
Suatu saat Tsauban didatangi Rasulullah SAW. Namun Baginda Nabi mendapati kulit Tsauban yang telah berubah, tubuhnya menjadi kurus, di wajahnya tampak menyimpan raut muka kesedihan. Ia seperti orang yang sedang menderita sakit. Nabi menyapanya, "Hai Tsauban, ada apa gerangan yang menjadikanmu berubah seperti demikian?"
Dilihat dari isi wasiatnya, sebagian besar nasihat Nabi SAW ini sangat layak dijadikan panduan menjalani kehidupan. Terlebih lagi, kontennya tidak hanya berisi ibadah ritual, tapi juga berupa panduan etika, motivasi hidup, dan panduan bermasyarakat
Seringkali pada masa kini hubungan antarumat beragama menjadi penuh ketegangan dan konflik karena kita tidak bisa memilah mana perkara aqidah dan mana perkara muamalah.
Suatu hari, dengan alasan tertentu makam ayah Bidan Supaedah yang telah wafat 32 tahun yang lalu hendak dipindahkan, proses pemindahannya disaksikan oleh seluruh keluarga. Saat makam dibongkar, semua orang terkejut menyaksikan jasad penghuni makam itu masih utuh sempurna dan tidak hancur.
Lalu Ali bin Abi Thalib datang sowan kepada Rasulullah. Ia menceritakan seluruh kronologi kejadian. Dan Baginda Nabi memberikan penjelasan, "Hai Ali, penjual itu adalah Jibril, pembelinya adalah Mikail. Unta tersebut adalah kendaraan Fatimah kelak saat hari kiamat."
Melakukan shalat ini sangat dianjurkan Nabi Muhammad SAW, karenanya beliau berwasiat kepada Abu Hurairah agar tidak meninggalkannya. Abu Hurairah mengatakan, “Rasulullah berwasiat kepadaku dan wasiat tersebut senantiasa aku langgengkan sampai aku wafat."
Pesan sentral surat al-Baqarah ayat 30 ialah maklumat diangkatnya manusia oleh Allah sebagai Khalifah atau Wakil Tuhan di muka bumi ini; yaitu ditetapkannya manusia sebagai pemakmur, pengatur dan pengelola sistem kehidupan di panggung dunia ini.
Ulama Nusantara kelahiran Kedung Cumpleng Jepara 1820 M/1235 H ini menulis kitab yang secara khusus membahas ibadah haji dan umrah yang berjudul Kitab Manasik al-Haj wa al-Umrah wa Adab al-Ziyarah li Sayyid al-Mursalin. Kitab ini berisi 64 halaman dengan 17 topik yang dikupas dimulai dari bab Kitab Haj wa al-Umrah hingga al-Khatimah (penutup).