NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Lampung

Kumpulan artikel kategori Lampung

Menampilkan 12 artikel (Halaman 11 dari 13)
Jadi Pengurus NU Tak Boleh Berpikir Untung-Rugi
Lampung

Jadi Pengurus NU Tak Boleh Berpikir Untung-Rugi

“Barangsiapa yang mau mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku. Siapa yang menjadi santriku akan kudoakan khusnul khatimah beserta anak-cucunya”. Inilah pesan pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari yang sangat masyhur dan selalu menjadi pegangan siapa saja yang mau berkhidmah di Nahdlatul Ulama. Yang dimaksud dengan mengurus NU dan dijadikan santri Kiai Hasyim adalah mereka yang ikhlas dalam berkhidmah di NU.

LAZISNU Adiluwih Bantu Pembangunan 10 Masjid dan Pesantren
Lampung

LAZISNU Adiluwih Bantu Pembangunan 10 Masjid dan Pesantren

NU Care-Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu memberikan bantuan dana pembangunan kepada 10 masjid, mushala, dan pondok pesantren di wilayah tersebut. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada peringatan Hari Lahir (Harlah) LAZISNU Ke-17 sekaligus Lailatul Ijtima’ Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Adiluwih di Masjid Hidayatul Insan Pekon Enggal Rejo, Senin (14/2/2022).

Alumni PKPNU-LAZISNU Pringsewu Dirikan Griya Tahfidz Plus di Banyumas
Lampung

Alumni PKPNU-LAZISNU Pringsewu Dirikan Griya Tahfidz Plus di Banyumas

Animo masyarakat untuk mendidik putra-putrinya menjadi penghafal Al-Qur’an semakin meningkat. Berbagai lembaga pendidikan, yayasan, dan juga perorangan pun bermunculan menawarkan pendidikan untuk menghafal Al-Qur’an di berbagai tempat. Dalam hal ini masyarakat harus selektif memilih dan menyadari bahwa diperlukan silsilah guru dan ilmu tahfidz yang jelas sehingga akan mendapatkan keberkahan dalam menghafal Qur’an.

Tanjung Raja Awal Mula Berdirinya NU di Lampung
Lampung

Tanjung Raja Awal Mula Berdirinya NU di Lampung

Di Lampung sendiri, cabang NU pertama kali didirikan di Tanjung Raja, yang sekarang merupakan salah satu kecamatan di Lampung Utara. "Tokoh yang menginisiasi pendiriannya adalah KH Fadlil Amin, murid dari Hadratussyekh Hasyim Asy'ari. Kiai Fadlil ditugaskan mendirikan NU di kampung halaman, saat dia berpamitan hendak pulang ke kampung pada tahun 1930," kata Ketua Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) PWNU Lampung itu.