Tidak Perlu Rendah Diri dengan Nasab Sendiri
Tidak Perlu Rendah Diri dengan Nasab Sendiri
Kumpulan artikel kategori Lampung
Tidak Perlu Rendah Diri dengan Nasab Sendiri
Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf atau yang terkenal dengan Habib Syech adalah sosok ulama kharismatik yang memiliki banyak jamaah. Tiap hari, selalu ada tamu yang sowan ke kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Habib bersuara emas ini sering menerima para tamunya di sebuah ruangan yang disebut dengan Sayyidat al-Asyiqat. Saat menerima tamunya, Habib Syech juga sering menyampaikan hal-hal inspiratif kepada para tamunya.
Di masa pergantian tahun 2021 menuju 2022, ucapan selamat tahun baru banyak beredar khususnya di media sosial. Berbagai ucapan dipadu dengan desain grafis yang beraneka ragam memenuhi lini masa akun medsos. Ucapan ini bukan hanya dibuat oleh perorangan, namun sejumlah organisasi, lembaga, dan instansi ramai-ramai memunculkan grafis selamat tahun baru.
Perhelatan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung membawa keberkahan bagi Kabupaten Pringsewu. Pada muktamar yang diselenggarakan mulai 22-24 Desember 2021, para muktamirin dan muhibbin tidak hanya mengunjungi Bandarlampung dan Lampung Tengah sebagai tempat resmi penyelenggaraan muktamar. Namun mereka juga mengunjungi Kabupaten Pringsewu, walau dengan jarak tempuh 1 jam perjalanan dari Bandarlampung.
Menutup akhir tahun 2021 sekaligus menyongsong tahun 2022, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung menggelar acara Haul Gus Dur Ke-12 sekaligus refleksi akhir tahun perjalanan Nahdlatul Ulama setempat. Kegiatan yang dilaksanakan di aula Gedung PCNU Pringsewu pada Jumat (31/12/2021) ini diwarnai dengan pembacaan Istighotsah yang karya Pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.
Setidaknya ada tiga hal yang harus dilakukan umat Islam ketika diberi umur panjang oleh Allah swt sehingga masih bisa merasakan penghujung tahun 2021. Tiga hal ini terangkai dalam tiga kata yakni Alhamdulillah, Astaghfirullah, dan Bismillah. Tiga hal ini menjadi modal penting untuk tetap evaluasi dan modal dalam menghadapi masa depan.
Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama telah rampung digelar di Provinsi Lampung mulai 22-24 Desember 2021. Forum permusyawaratan tertinggi NU ini berhasil memilih KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Rais ‘Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026. Banyak harapan digantungkan pada dua tokoh NU ini menjelang dua abad organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini.
"Kalau kita daftar umur 60 tahun berarti kita berangkatnya umur 82 tahun. Kondisi fisik pasti berkurang. Bisa jadi berjalan sudah sulit," katanya.
Untuk menyambut perhelatan akbar Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu menggelar berbagai macam kegiatan yang dipusatkan di Gedung NU setempat. Di antaranya adalah Bedah Buku Biografi Syekh Nawawi Al-Bantani yang menghadirkan langsung sang penulisnya yakni KH Zulfa Musthofa.
Walau Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama secara resmi dimulai pada 22 Desember 2021, para muktamirin (peserta muktamar) dan muhibbin (pecinta muktamar) dari berbagai penjuru Indonesia sudah mulai berdatangan.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar Muktamar Ke-34 NU di Provinsi Lampung pada 22-23 Desember 2021. Terkait forum permusyawaratan tertinggi NU ini, Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin yang juga kiai asal Lampung ini berpesan kepada siapa saja yang akan berangkat menuju Lampung untuk datang lebih awal dari tanggal pelaksanaan.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Prof. Mohammad Mukri menjelaskan bahwa agama Islam telah menegaskan pada umatnya untuk hidup dalam suasana riang gembira. Berbagai hal harus disikapi dengan positif sebagai bentuk kesadaran bahwa ada Allah swt yang telah menakdirkan segalanya.