NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Mitra

Kumpulan artikel kategori Mitra

Menampilkan 12 artikel (Halaman 80 dari 142)
Korelasi Tradisi Nebus Weteng dan Naskah Serat Murtasiyah Cirebon 
Riset BLAJ

Korelasi Tradisi Nebus Weteng dan Naskah Serat Murtasiyah Cirebon 

walnya diucapkan dipitoni (tradisi Jawa) kemudian karena dianggap berat di lidah orang Cirebon sehingga diucapkan menjadi Memitu. Memitu secara tradisi adalah serangkaian kegiatan ritual atau acara adat yang dilakukan atau diadakan oleh „sepasang pengantin‟ yang telah memiliki kandungan pertama yang usia kandungannya mencapai tujuh bulan. Dalam kamus Jawa (lihat Kamus Sansekerta di bawah) juga kamus Bahasa Cirebon, kata pitu berarti tujuh. 

Mengulas Tradisi Manaqib Samman di Betawi
Riset BLAJ

Mengulas Tradisi Manaqib Samman di Betawi

Tarekat Sammaniyyah yang diinisiasi oleh Syaikh Muhammad al-Samman terhitung sebagai salah satu tarekat yang berembang dengan pesat di Nusantara. Selain Sammaniyyah, di kawasan Nusantara juga berkembang tarekat-tarekat lainnya, semisal Syathariyyah, Naqsyabandiyyah Khalidiyyah, Naqsyabandiyyah Muzhariyyah, Qadiriyyah Naqsyabandiyyah (TQN), Syadziliyyah, Tijaniyyah, dan lain sebagainya (lihat Humam: 2014; Mulyati: 2006).

Sebelas Tradisi di Jawa Barat dan Banten Sarat Pendidikan Karakter
Riset BLAJ

Sebelas Tradisi di Jawa Barat dan Banten Sarat Pendidikan Karakter

Nilai utama atau nilai baik dalam tradisi dibantah dengan penilaian normatif keagamaan. Proses ini menciptakan di satu sisi melemahkan tradisi, dan di sisi lain menguatkan konflik kelompok kelompok di dalam komunitas, baik dalam sudut pandang keagamaan maupun dalam sudut sosial budaya pada umumnya. Cara pandang radikal dan perilaku intoleransi terhadap mereka yang berbeda merupakan dampak lanjutan dari proses pelemahan tradisi-tradisi sosial yang ada.