Di Tengah Muktamar Ke-35, Tim NU Peduli Pastikan Bantuan Gempa NTT Tetap Berjalan
NU Online · Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Penyaluran bantuan logistik untuk warga terdampak gempa NTT terus berlanjut. (Foto: dok NU Peduli NTT)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026 bertepatan dengan tahapan lanjutan penyaluran bantuan bagi warga terdampak gempa NTT magnitudo 7,7. Tim NU Peduli memastikan distribusi bantuan kemanusiaan tetap berjalan di tengah agenda besar organisasi tersebut.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Gempa Flores Ajhar Jowe mengatakan pelaksanaan Muktamar bertepatan dengan tahap kedua dan ketiga pendistribusian bantuan. Karena itu, ia memastikan kerja kemanusiaan di tujuh kabupaten terdampak tetap berjalan.
"Saya selaku Satgas memastikan bahwa bantuan tetap berjalan karena semua koordinator lapangan di tujuh kabupaten, yaitu Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Manggarai, dan Manggarai Timur, sudah menunjuk koordinator hingga tingkat kecamatan, bahkan desa," ujarnya kepada NU Online pada Selasa (25/8/2026).
Ajhar mengungkapkan keberadaan koordinator hingga tingkat desa penting untuk memastikan bantuan logistik lebih tepat sasaran, terutama bagi warga yang mendirikan posko mandiri. Sistem tersebut juga memungkinkan pembaruan data kebutuhan warga dilakukan secara langsung dari lapangan.
"Sehingga mereka lebih mengetahui data riil di bawah, mereka lebih mengenal masyarakat mana yang belum dapat dan mereka bisa mengetahui nanti kebutuhan apa yang akan dikasih ke masyarakat yang terdampak gempa," ujarnya.
Ia mengatakan koordinator lapangan tingkat kabupaten kini lebih berperan mengakomodasi kebutuhan, melakukan pembelanjaan, dan menyusun perencanaan. Sementara itu, distribusi dilakukan oleh tim di tingkat kecamatan dan desa sesuai kondisi serta kebutuhan warga.
"Pendistribusian itu bukan lagi tim korlap dari kabupaten, melainkan ke kecamatan dan desa yang melakukan eksekusi," katanya.
Ajhar mengatakan sistem berjenjang tersebut dibangun untuk menjawab persoalan data dan pelaksanaan distribusi, termasuk menjangkau warga yang masih tinggal di tenda maupun mereka yang telah pulang ke rumah tetapi tetap harus bersiaga.
"Saya mengimbau kepada teman-teman korlap yang ada di lapangan berjuang demi kemanusiaan dan membantu warga yang tertimpa gempa ini," katanya.
Ia mengajak seluruh pihak bergandengan tangan mempercepat pemulihan pascagempa agar warga dapat kembali ke kediaman masing-masing.
Menurutnya, keberlanjutan bantuan penting karena kebutuhan warga terdampak masih berubah seiring kondisi lapangan dan proses pemulihan pascabencana.
Tim NU Peduli Gempa Flores juga membuka donasi melalui LAZISNU NTT untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat.
Donasi dapat disalurkan melalui BSI 7164790007 atas nama LAZISNU NTT. Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui kontak 082144503651 (Gus Sholeh). Donasi juga dapat disalurkan melalui situs NU Care dan NU Online Super App melalui fitur "Galang Dana Korban Bencana".
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
Terkini
Lihat Semua