Forum Silaturahmi Nasional Administrator Digdaya Digelar di Sela Muktamar ke-35 NU, Aceh hingga Papua Hadir
NU Online · Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Jombang, NU Online
Tim Digdaya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Forum Silaturahmi Nasional (Silatnas) Administrator Digdaya di Aula MAN 3 Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (28/8/2026) pukul 09.00-11.30 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu side event Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (27-31 Agustus 2026). Forum ini dihadiri para administrator Digdaya dari seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
Forum diisi dengan pemaparan dari Head of Digital PMO PBNU, Arief Faqihudin, mengenai Peta Jalan Transformasi Digital Nahdlatul Ulama, capaian Digdaya, dan arah pengembangan ke depan.
Arief menekankan bahwa Digdaya lahir dari visi Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) untuk mewujudkan tata kelola organisasi (governing NU) yang terkonsolidasi dari pusat hingga ranting, dengan transformasi digital sebagai instrumen utamanya.
"Silatnas ini adalah momen untuk merawat semangat yang sama antar-administrator, bahwa yang kita kerjakan bukan sekadar mengoperasikan sistem, tapi ikut menata organisasi untuk melayani umat," ujar Arief.
PBNU turut menyampaikan apresiasi khusus kepada administrator di PCNU, MWC, hingga Ranting, sebagai ujung tombak yang membuat data Digdaya benar-benar hidup dan akurat, tanpa kerja harian yang sering tidak terlihat itu ekosistem ini hanya akan menjadi aplikasi kosong.
Tim Digdaya PBNU juga memaparkan capaian ekosistem, yang kini digunakan di 38 PW, 500+ PC, dan 20+ Cabang Internasional, diujicobakan di 600 MWC dan 300 Lembaga PC, serta mulai diikuti tingkat ranting. Melalui Digdaya Persuratan, tercatat 55.379 surat keluar dan 69.049 surat masuk, dengan waktu proses turun dari 7-10 hari menjadi hitungan jam, dan menjadi Top 20 Finalis WSIS Prize 2025 kategori E-Government.
Digdaya Kepengurusan mencatat 3.100+ SK dan 68 ribu pengurus, Digdaya Kader mencatat 153 ribu+ kader terverifikasi, dan Portal Pesantren NU mendata 2.486 pesantren beserta puluhan ribu santri dan ustaz/ustazah.
Sejumlah layanan lain turut dipaparkan, mulai dari AI-NU, Digdaya Masjid, dan Digdaya Dashboard, hingga Digdaya AgriHub yang akan diluncurkan Agustus 2026, disusul Digdaya Wakaf, Dakwah, Health, dan Filantropi yang masih dalam pengembangan.
Forum juga diisi sesi testimoni dan masukan dari para admin, yang berbagi pengalaman lapangan sekaligus menyampaikan masukan untuk penyempurnaan sistem ke depan.
Sebagai hasil kesepakatan bersama, forum menyampaikan pernyataan sikap berupa apresiasi kepada PBNU, penegasan bahwa Sistem Digdaya telah teruji dan dirasakan manfaatnya di lapangan, serta rekomendasi agar PBNU mempertahankan keberlanjutannya dan memberikan dukungan penuh atas pengembangannya secara partisipatif.
Para administrator turut menegaskan komitmen untuk terus berkhidmah dan berkolaborasi, serta berharap keberlanjutan Digdaya menjadi agenda strategis transformasi digital Nahdlatul Ulama ke depan.
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Dijual Setan Muktamar
4
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
5
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
Terkini
Lihat Semua