Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
NU Online ยท Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB
Ketum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menghadiri peringatan tujuh hari wafatnya Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Jombang, Sabtu (10/10/2026) malam. (Pesantren Tambakberas)
Miftakhul Jannah
Kontributor
Jombang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfudz, menghadiri peringatan tujuh hari wafatnyaย Nyai Machfudhoh Aly Ubaidย di Ribath Al-Lathifiyah 1, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawaย Timur,ย Sabtu (10/10/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh yang akrab disapa Gus Kikin itu menceritakan kenangan dan keteladanan almarhumah Nyaiย Machfudhohย semasa hidupnya.
Gus Kikin menyebutkan bahwa sebagai putri pendiri NU,ย Nyaiย Machfudhoh mewarisi semangat juang dari ayahnya, KH Abdul Wahabย Chasbullah.
โNyai Machfudhoh itu banyak berkegiatan di NU. Ini menggambarkan semangatnya yang luar biasa. Beliau selalu menyampaikan bahwa ini adalah perjuangan,โ ujar Gus Kikin.
Sejak awal mengenal Nyai Machfudhoh, lanjut Gus Kikin, ia melihat almarhumah sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan ke-NU-an.
โBeliau ini sosok yang sangat luar biasa. Sejak saya mengenal beliau, beliau sudah aktif di Muslimat NU,โ ungkapnya.
Atas kiprah dan semangat besarnya terhadap NU, Gus Kikin kembali memasukkan nama Nyaiย Machfudhoh dalam jajaran Mustasyar PBNU masa khidmat 2026โ2031, sebagaimana pada periode-periode sebelumnya.
Gus Kikin menceritakan bahwa bahkan pada usia 82 tahun, Nyai Machfudhoh tetap berpartisipasi dalam kegiatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU.
Namun, beberapa bulan setelah itu, kondisi kesehatan Nyai Machfudhoh menurun hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya wafat pada 4 Oktober 2026.
Menurut Gus Kikin, perjuangan dan kecintaan Nyai Machfudhoh terhadap NU membuat kepergiannya sangat dirasakan oleh kalangan Nahdliyin. โJadi, kalau melihat perjuangan beliau, kita merasa sangat kehilangan. Ini menjadi kehilangan yang besar bagi keluarga NU,โ tambahnya.
Meski salah satu sosok teladan NU telah wafat, Gus Kikin berharap NU yang kini memasuki abad kedua dapat terus menebar manfaat sebagaimana amanah para muassis.
โSemoga NU yang sudah masuk abad kedua ini bisa menebar manfaat kepada masyarakat, karena itulah yang diamanahkan oleh muassis agar NU menebar kebaikan dan mempertahankan paham Aswaja,โ pungkasnya.
Selain Ketum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz,โโโโโโ hadir dalam acara tersebut keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU), jajaran majelis YPPBU, perwakilan Pemprov Jatim, beserta ratusan santri dan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Berdasarkan pantauanย NU Online, acara peringatanย tujuhย hari wafatnya Nyai Machfudzoh diawali dengan pembacaan Yasin Tahlil yang dipimpin oleh KH Anshori Sihah, dilanjutkan dengan sambutan keluarga yang disampaikan oleh KH Hasib Wahab Hasbullah dan sambutan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz.
Berikutnya, isyhad wal mawa'id yang disampaikan oleh KH Abdurrozaq Soleh. Majelisย ditutup dengan doa oleh Rais PCNU Jombangย KH Ahmad Hasan, dan anggota Majelis Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Afifuddin Soleh.
Acara serupaย juga dilangsungkan di kawasan Pulo Mas, Jakarta Timur,ย dihadari antara lain Mustasyar PBNU KH Said Aqil Siroj.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
5
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
6
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
Terkini
Lihat Semua