Nasional

Hari Ini, BEM UI Bakal Gelar Aksi Bertajuk Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI

NU Online  ·  Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Hari Ini, BEM UI Bakal Gelar Aksi Bertajuk Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI

TNI dan Polri mencoba menghalau Massa Aksi Indonesia Bangkrut, pada Jumat (12/5/2026). (Foto: NU Online/Haekal)

Jakarta, NU Online

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal mengelar aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan di Sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

 

"Menyambut dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, masih terdapat sejumlah permasalahan struktural yang menyisiri kehidupan rakyat. Permasalahan ini hidup di setiap sektor, tetapi satu hal yang pasti, keberadaan permasalahan tersebut merupakan bukti bahwa rakyat belum merasa sepenuhnya merdeka," ungkap Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan kepada NU Online.


Menurut mereka, hari kemerdekaan tidak boleh menjadi suatu hal seremonial. Melainkan harus menjadi ruang untuk terus memperbaiki bangsa. 


"Menyambut dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, masih terdapat sejumlah permasalahan struktural yang menyisiri kehidupan rakyat. Permasalahan ini hidup di setiap sektor, tetapi satu hal yang pasti, keberadaan permasalahan tersebut merupakan bukti bahwa rakyat belum merasa sepenuhnya merdeka," jelasnya.


Mereka menilai negara masih gagal memenuhi kebutuhan rakyat. Peristiwa di Aceh, Kalimantan, dan Papua disebut sebagai bukti bahwa sebagian rakyat belum merasakan kemerdekaan.


"Mereka dijajah oleh negara sendiri," singkatnya.


BEM UI menyampaikan delapan tuntutan yang dinilai perlu segera dibenahi. Mereka mengajak masyarakat yang memiliki keresahan serupa untuk ikut bergerak.

 

Berikut 8 tuntutan BEM UI:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri;
2. Hentikan KKN;
3. Wujudkan reforma agraria sejati;
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih;
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan TKD, dan kembalikan otonomi daerah;
7. Tetapkan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan;
8. Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.

 

BEM UI Gelar Aksi Indonesia Bangkrut

Sebelumnya, BEM UI dan kelompok masyarakat sipil telah menggelar aksi dengan tajuk Indonesia Bangkrut di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). 


Mahasiswa Jurusan Kriminologi UI Dialo mengingatkan bahwa aksi kali ini bukan dilandaskan kebencian kepada pemerintah. Namun hal itu dilakukan berdasarkan rusaknya sistem pemerintah yang memicu demonstrasi saat ini.   


"Ini bukan gerakan benci pemerintah. Tapi kemarahan masyarakat atas sistem yang diciptakan hari ini dan kebijakan-kebijakan yang mereka lakukan. Yang jelas kami marah dan kami turun ke jalan," jelasnya.


Berikut adalah lima tuntutan BEM UI dalam aksi saat itu: 

1. Stop Pemborosan APBN; 
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM; 
3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP); 
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil; 
5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah.