Nasional

Hari Ke-17 Pencarian, Tim SAR Evakuasi 3 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 dari Badan Kapal

NU Online  ·  Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Hari Ke-17 Pencarian, Tim SAR Evakuasi 3 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 dari Badan Kapal

Evakuasi 3 jenazah yang berhasil ditemukan di badan KMP Virgo Transport 8, Selasa (29/9/2026). (Basarnas)

Jakarta, NU Online

Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada hari ke-17 operasi pencarian, Selasa (29/9/2026). Ketiga korban berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan di dalam badan kapal.

 

Kepala SAR Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan dua jenazah pertama berhasil dievakuasi tim penyelam 1 dan tim penyelam 2 pada pukul 15.23 WITA. Sementara satu jenazah lainnya ditemukan dan dievakuasi pada pukul 16.03 WITA.

 

“Berhasil mengevakuasi tiga orang jenazah dari badan Kapal KMP Virgo Transport 8. Ya, ee dapat kami sampaikan bahwa pada pukul pada sorti keempat penyelaman yang dilaksanakan oleh tim 1 dan tim 2, pada pukul 15.23 WITA itu berhasil mengevakuasi dua korban, pada pukul 16.03 WITA tim penyelam berhasil kembali mengevakuasi satu korban atau satu jenazah,” ujarnya dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-17 kecelakaan KM Virgo Transport 8 secara daring, Selasa (29/9/2026) malam.

 

Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke KRI REM-331 dan KN Purworejo. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.

 

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban yang telah terevakuasi menjadi 182 orang dari total 243 orang dalam daftar personal on board (POB). Dari jumlah tersebut, 18 orang ditemukan selamat, 74 orang meninggal dunia, dan 61 orang lainnya masih dalam pencarian.

 

“Jadi kita berhasil menemukan tiga korban, sehingga dari total atau personal on board 243 orang. Korban yang terevakuasi berjumlah 182 orang dengan rincian 18 selamat, 74 meninggal dunia dan 61 masih dalam pencarian. Kemarin itu 64 dalam pencarian, sekarang ditemukan lagi tiga jenazah, berubah dengan menjadi 61 pencarian,” kata I Putu.

 

Namun, proses pencarian di dalam badan kapal masih menghadapi sejumlah kendala. I Putu menyampaikan, tim penyelam tidak mampu masuk hingga kedalaman 15 meter karena kondisi kapal yang berisiko.

 

“Kendala-kendala yang dihadapi bahwa tim penyelam itu tidak mampu masuk ke dalam kapal itu sejauh 15 meter, enggak mampu,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, kemiringan kapal yang terus berubah, lumpur, serta debris di dalam kapal membuat jarak pandang penyelam sangat terbatas. Kondisi tersebut semakin berisiko karena banyak barang yang dapat menghambat pergerakan penyelam.

 

“Kami tidak rekomendasikan untuk melaksanakan penyelaman di wilayah itu,” tandasnya.