Kebakaran Hutan Meluas di 6 Provinsi, BNPB Tekankan Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
NU Online ยท Selasa, 21 Juli 2026 | 09:00 WIB
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Ahad (19/7/2026). (Dok BPBD Kabupaten Tanah Bumbu)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di berbagai wilayah Indonesia seiring menguatnya musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya enam provinsi mengalami karhutla dalam periode 19-20 Juli 2026, dengan total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 47,7 hektare.
Baca Juga
Doa-Doa agar Selamat dari Kebakaran
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menekankan pemerintah daerah bersama berbagai instansi terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan karhutla di sejumlah daerah selama musim kemarau masih berlangsung.
โMasyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif,โ ujarnya di Jakarta, Senin (20/7/2026).
Ia mengungkapkan, di Aceh, kebakaran terjadi di Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, pada Ahad (19/7/2026). Sekitar satu hektare lahan terbakar. BPBD Aceh Tengah memastikan api telah berhasil dipadamkan dan pemantauan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan.
โPeristiwa serupa juga terjadi di Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Sekitar 2,5 hektare lahan terbakar. BPBD bersama instansi terkait telah memadamkan api. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,โ ujarnya.
Di Jawa Timur, kebakaran melanda lahan kosong di kawasan Perumahan Sentraland, Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (18/7/2026). Abdul mengatakan, sekitar tiga hektare lahan terbakar tanpa menimbulkan korban jiwa.
โProvinsi Jawa Timur saat ini juga berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla hingga 6 Oktobrt 2026,โ katanya.
Abdul mengatakan bahwa Kalimantan menjadi daerah dengan dampak karhutla paling luas. Di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kebakaran terjadi di area PT Dua Samudera Perkasa Tersus Bengkirai Sungai Dua dengan luas terdampak sekitar lima hektare. Hingga kini proses pemadaman masih berlangsung dan sekitar dua hektare lahan telah berhasil ditangani.
Di Kalimantan Timur, kebakaran juga terjadi di tiga titik di Kota Samarinda, yakni Kelurahan Harapan Baru, Mugirejo, dan Bukit Pinang. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 35,2 hektare. BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran serta relawan masih berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke wilayah lain.
Adapun di Sulawesi Selatan, karhutla melanda Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur pada Ahad (19/7/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Abdul mengatakan sekitar satu hectare lahan terbakar dan tidak menimbulkan korban jiwa.
โKebakaran yang terjadi di lahan belakang Pertamina Ussu tersebut masih dalam penyelidikan terkait penyebabnya. BPBD Kabupaten Luwu Timur bersama instansi terkait berhasil memadampan api pada pukul 21.00 WITA,โ ujarnya.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
11 Kecamatan Banyumas Rawan Kekeringan, Ansor Minta Penanganan Tak Hanya Distribusi Air Bersih
3
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
4
Fachry Ali: Gus Dur Membuka Jalan Saya Melihat NU sebagai Objek Kajian Akademik
5
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Hasilkan Delapan Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
6
Halaqah Pra-Muktamar di Ciganjur Himpun Rekomendasi untuk Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua