Ketum PBNU Terima Kunjungan Menkeu Purbaya, Bahas Sejumlah Investasi Bisnis dan Program Kemasyarakatan
NU Online ยท Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf terima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). (Foto: NU Online/Suwitno).
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menerima kunjungan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Pada Rabu (22/7/2026) pukul 10.00 WIB.
Gus Yahya mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah kerja sama investasi bisnis penting yang tengah dilakukan PBNU dengan berbagai entititas internasional lainnya.
"Kami konsultasikan dengan Menteri Keuangan terkait regulasi, terkait channel-channel yang akan kami akses, dan apa saja norma-norma yang harus diikuti dalam soal investasi ini," katanya usai pertemuan.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengungkapkan bahwa Menkeu Purbaya turut menyambut baik langkah tersebut dan membuka ruang untuk membantu NU.ย
"Alhamdulillah, Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini karena bagaimanapun juga, NU dari semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," jelasnya.
Selain itu, Gus Yahya juga menjelaskan bahwa NU memiliki jaringan struktur organisasi yang dapat ditawarkan sebagai channel untuk menghantarkan berbagai agenda nasional pemerintah kepada masyarakat.
"Ini sudah kita kerjakan sejak akhir 2022 dan awal 2023, dengan hasil yang bisa kita ukur selama ini melalui berbagai program, seperti Gerakan Keluarga Maslahah dan lain sebagainya," katanya.
"Mudah-mudahan sesudah ini akan disambung dengan inisiatif-inisiatif yang lebih konkret untuk kerja sama NU dengan pemerintah," sambungnya.
Sementara itu, Menkeu Purbaya mengatakan pihaknya akan mempelajari berbagai gagasan investasi yang diinisiasi NU. Menurutnya, apabila rencana tersebut dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan memiliki prinsip pengelolaan risiko yang terkendali, pihaknya siap memberikan dukungan terhadap inisiatif yang dikembangkan oleh NU.
"Terkait ide-ide investasi akan kita pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada dan prinsipalnya terkendali kita akan support apa yang diinisiasi oleh NU," jelasnya.
"Ada beberapa poin pemerintah bisa dukung karena tujuannya baik," tambahnya.
Di samping itu, Menkeu Purbaya mengaku berbahagia dapat berkunjung ke PBNU. Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak menjabat sebagai Menkeu di Kabinet Merah Putih.
"(Tujuan datang) Silaturahmi, jadi saya sudah lama enggak ke NU. Dulu saya datang ke sini belum menjadi menteri waktu itu, sekarang menjadi menteri," katanya.
Tampak mendampingi Gus Yahya dalam pertemuan tersebut, yakni Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU H Amin Said Husni, Ketua PBNU Rumadi Ahmad, dan Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU Ufi Ulfiah.
Terpopuler
1
Maju sebagai Calon Ketum PBNU, KH Zulfa Mustofa: Pengurus NU Harus Faqih dan Peka terhadap Kebutuhan Umat
2
Khutbah Jumat: Bulan Safar, Momentum Penguatan Iman pada Qada dan Qadar
3
Ketum PBNU Terima Kunjungan Menkeu Purbaya, Bahas Sejumlah Investasi Bisnis dan Program Kemasyarakatan
4
Siap Tampung 3 Ribu Lebih Peserta, Berikut 6 Lokasi Penginapan Muktamar Ke-35 NU
5
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
6
Menelisik Tafsir Surah Ali Imran Ayat 13 yang Dibacakan di Iran kepada Delegasi Arab Saudi
Terkini
Lihat Semua