Nasional

NU Peduli Salurkan Logistik untuk Pengungsi Gempa NTT di 7 Kabupaten

NU Online  ·  Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

NU Peduli Salurkan Logistik untuk Pengungsi Gempa NTT di 7 Kabupaten

Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-LAZISNU PBNU, Anik Rifqoh bersama warga terdampak bencana gempa di NTT, Ahad (23/8/2026) (Foto: NU Peduli)

Jakarta, NU Online

Di tengah trauma dan ketidakpastian pascagempa, NU Peduli melalui NU Care-LAZISNU PBNU bersama NU Peduli NTT menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi di tujuh kabupaten terdampak, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

 

Wakil Direktur Fundraising, Humas dan IT NU Care-LAZISNU PBNU, Anik Rifqoh, menyampaikan duka dan empatinya kepada masyarakat yang terdampak bencana.


“Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di NTT (Nusa Tenggara Timur). NU Peduli bersama LAZISNU akan terus hadir dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya selama masa tanggap darurat,” ujarnya kepada kepada NU Online, Senin (24/8/2026).


Ia menyampaikan bahwa NU Care-LAZISNU turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak sejak 22 hingga 26 Agustus 2026. Bantuan yang disalurkan pada tahap pertama difokuskan pada kebutuhan darurat, terutama makanan dan kebutuhan vital utama bagi pengungsi.

 

“Bantuan yang kami berikan ini baru tahap pertama atau tahap darurat berupa kebutuhan makanan dan kebutuhan vital utama. Nanti kita akan kirimkan lagi di tahap kedua untuk bantuan-bantuan yang lain yang sesuai dibutuhkan oleh para pengungsi dan juga masyarakat terdampak,” katanya.


Anik mengatakan bahwa kebutuhan pengungsi pada masa tanggap darurat cukup beragam. Selain makanan dan minuman, mereka membutuhkan pembalut wanita, popok dan susu bayi, air bersih, selimut, terpal, serta alas tidur.


Saat turun ke salah satu posko di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Anik menemukan mayoritas pengungsi merupakan lansia, anak-anak, dan perempuan. Karena itu, bantuan yang dibawa turut menyesuaikan kebutuhan kelompok rentan tersebut.


“Kemarin pas saya turun, alhamdulillah di salah satu posko di Kecamatan Kangar, Kabupaten Sikka itu, memang mayoritas pengungsinya adalah lansia, anak-anak, dan juga perempuan,” ungkapnya.

 

Ia menyampaikan bahwa kondisi saat ini, di sejumlah titik, warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang mulai kembali pada siang hari untuk membersihkan rumah dan beraktivitas. Namun, pada malam hari mereka kembali ke tenda pengungsian karena masih khawatir terhadap gempa susulan dan tsunami.

 

“Alasan kami memberikan selimut, terpal, dan alas tidur karena mereka masih tinggal di tenda,” katanya.


Anik mengungkapkan bahwa kehadiran tim NU Peduli juga mendapat sambutan emosional dari warga, terutama di lokasi yang belum banyak tersentuh bantuan. Bahkan, sejumlah warga menangis ketika relawan tiba dan meminta mereka tidak segera kembali ke base camp.

 

“Mereka berterima kasih karena ada beberapa titik juga yang memang belum didatangi, sehingga kemarin Teman-teman NU Peduli NTT yang turun di sana itu juga berterima kasih. Banyak (warga) yang menangis bahwa kita datang ke sana, bahkan ketika relawan mau kembali ke base camp juga mereka kayak nanti dulu, nanti dulu, kami masih ingin teman-teman di sini, jadi mereka sangat berterima kasih,” ungkapnya.

 

Tim NU Peduli Gempa Flores juga membuka donasi melalui LAZISNU NTT untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat. Penggalangan kepedulian dapat disalurkan melalui BSI 7164790007 atas nama LAZISNU NTT dan konfirmasi ke kontak 082144503651 Gus Sholeh. Donasi juga dapat melalui situs  nucare.id/campaign/pedulibencana dan NU Online Super App melalui fitur Galang Dana Korban Bencana.