Nasional

PBNU Fasilitasi 1.390 Pemudik dengan 30 Bus Menuju 59 Kota/Kabupaten di Jawa-Sumatra

NU Online  ·  Ahad, 15 Maret 2026 | 14:15 WIB

PBNU Fasilitasi 1.390 Pemudik dengan 30 Bus Menuju 59 Kota/Kabupaten di Jawa-Sumatra

PBNU melepas para pemudik. (Foto: NU Online/Suwitno)

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memfasilitasi program Mudik Gratis Bareng NU 2026 dengan memberangkatkan 1.390 pemudik menggunakan 30 bus menuju 59 kota/kabupaten di Pulau Jawa dan Sumatra. Program ini diselenggarakan bersama Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU, PP Pagar Nusa, LAZISNU, PP IPNU, dan PP GP Ansor.


Pelepasan peserta mudik dilakukan secara simbolis dengan pengibaran bendera Nahdlatul Ulama dan bendera Merah Putih di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Ahad (15/3/2026).


Sekretaris LTM PBNU Ahmad Zayadi mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PBNU dalam membantu masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.


“Kita akan melayani mereka sepenuh hati karena mereka adalah bagian dari jamaah Nahdlatul Ulama. Menariknya peserta mudik kali ini ada yang (peserta program) tahun kemarin yang mengikuti mudik dengan NU,” ujarnya.


Zayadi menjelaskan, PBNU tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga berbagai layanan pendukung selama perjalanan. Para pemudik dapat memanfaatkan jaringan masjid dan musala yang dijadikan posko layanan mudik, termasuk fasilitas kesehatan, dapur umum untuk berbuka dan sahur, serta layanan zakat, infak, dan sedekah.


“Layanan mudik bareng NU itu benar-benar layanan yang aman. Sepanjang jalan mereka (dapat) tahlilan, shalawatan, itu benar-benar memenuhi kebutuhan rohani. Mudik ini bukan hanya fisik tapi juga rohani dan kebersamaan,” katanya.


Ia berharap program ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi para pemudik.


“Mudah-mudahan kegiatan ini kita berharap bisa berlangsung denga naman, nyaman, dan memberikan keberkahan untuk semuanya,” ujar Zayadi.


Senada dengan itu, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU Riri Khariroh menegaskan bahwa program mudik ini juga dirancang ramah bagi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan perempuan.


“Kami juga mensponsori kebutuhan-kebutuhan mereka, misalnya obat-obatan, makanan. Kebutuhan-kebutuhan khusus yang dibutuhkan oleh para pemudik di masing-masing bus itu sudah ada,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pagar Nusa Achmad Sudrajat mengingatkan para pemudik agar tidak lupa menunaikan kewajiban zakat selama bulan Ramadhan.


“Teman-teman yang mudik jangan lupa bayar zakat, infak, sedekahnya ke NU Care-LAZISNU. Ini penting supaya mereka juga berkah perjalanannya dan diberikan kemudahan dalam proses (Ramadhan) ini,” ujarnya.