Nasional

Penyaluran 1.000 Makanan Siap Saji NU Peduli untuk Pengungsi Gempa NTT

NU Online  ·  Jumat, 2 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Penyaluran 1.000 Makanan Siap Saji NU Peduli untuk Pengungsi Gempa NTT

Penyaluran makanan siap saji untuk pengungsi terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Sabtu (19/9/2026). (NU Peduli NTT)

Jakarta, NU Online

Sebanyak 1.000 makanan siap saji disalurkan NU Peduli kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih tinggal di tenda pengungsian. Bantuan tersebut diberikan selama dua hari, yakni pada 18 dan 19 September 2026, di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Manggarai Timur.

 

Ketua Satgas NU Peduli NTT Ajhar Jowe menjelaskan, sebanyak 500 makanan siap saji disalurkan kepada warga di Kabupaten Nagekeo. Sementara 500 makanan siap saji lainnya diberikan kepada warga di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

 

Ia menyampaikan, penyaluran makanan siap saji tersebut dilakukan setelah NU Peduli melihat masih banyak warga yang bertahan di tenda, baik tenda mandiri maupun tenda pengungsian. Kondisi tersebut membuat kebutuhan makanan menjadi salah satu perhatian penting dalam masa pemulihan pascagempa.

 

Ajhar mengatakan, warga yang masih tinggal di tenda juga mulai mengalami kejenuhan karena harus memasak sendiri secara berkelompok.

 

“Kita melakukan analisis mereka (warga pengungsi di tenda) apakah sudah jenuh tidak makanan makanan yang dimasak oleh mereka sendiri?,” ujarnya kepada NU Online pada Kamis (1/10/2026).

 

Ia mengatakan, dapur darurat warga digunakan bersama oleh beberapa keluarga. “Karena kalau masak itu ada yang tiga kepala keluarga (KK), sampai lima KK, ada yang sampai 10 KK,” imbuhnya.

 

Atas kondisi tersebut, NU Peduli memilih memberikan makanan siap saji sebagai alternatif konsumsi bagi warga.

 

“Kita melakukan langkah-langkah yang lain memberikan makanan siap saji menunya ada ikan, ada ayam, ada daging. Biar apa? mereka mendapat makanan yang layak dan bergizi dari makannya siap saji, kami juga menambahkan buah, buah kita kasih juga,” tutur Ajhar.

 

Ajhar menyampaikan bahwa selain makanan siap saji, bantuan juga dilengkapi air mineral. Air minum turut diberikan karena warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air minum.

 

“Warga juga agak kesulitan mendapatkan air minum, jadi selain kami memberikan makanan siap saji, kami juga memberikan air mineral,” ucapnya.

 

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Pascagempa, sebagian warga masih tinggal di tenda karena kondisi rumah yang rusak.

 

Tim NU Peduli Gempa NTT masih akan terus menyalurkan bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat. Masyarakat dapat turut berpartisipasi melalui NU Online Super App melalui fitur Galang Dana Korban Bencana.