Petugas Haji Bandara Harus Fokus Berikan Kecepatan Layanan bagi Jamaah
NU Online ยท Rabu, 22 April 2026 | 10:00 WIB
Madinah, NU Online
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang excelent kepada jamaah haji Indonesia setibanya di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
โKeberadaan kita penting untuk jamaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan petugas pertama yang dilihat jemaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik,โ ujar Abdul Basirย saat memberikan arahan kepada petugas di Hotel Daker Bandara di Madinah, Ahad (19/4/2026).
Ia menekankan bahwa seluruh petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap dituntut fleksibel dalam menjalankan tugas di lapangan.
โAda beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman,โ lanjutnya.
Abdul Basir juga menyoroti pentingnya kecepatan layanan, terutama pada proses fast track yang kini menjadi fokus utama.
"Layanan di fastrack sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat,โ jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa satu kelompok terbang (kloter) dapat tersebar di dua hingga tiga hotel, sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi krusial.
โYang perlu diperhatikan, satu kloter bisa beda dua sampai tiga hotel. Maka kita harus aktif koordinasi data akomodasi ke Daker Madinah,โ katanya.
Untuk mendukung mobilitas jemaah lansia dan disabilitas, tersedia fasilitas seperti mobil golf, payung, dan kursi roda.
โMobil golf sudah ada di terminal haji. Untuk fast track, kita butuh payung dan kursi roda yang cukup,โ tambahnya.
Adapun penugasan di bandara Madinah dibagi ke dalam empat titik utama, yakni terminal haji, area fast track, gate internasional, dan terminal zero.
โPenugasan ada di empat titik, dengan konsentrasi terbesar di fast track, karena sekitar sekitar 90 ribu jamaah kita turun di Mecca Route, yaitu jamaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar,โ pungkasnya.
Abdul mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga kekompakan, disiplin, dan niat pelayanan selama bertugas.
โLayani jamaah dengan sepenuh hati, jaga koordinasi, dan tetap solid di lapangan. Kita hadir di sini untuk memastikan jamaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sejak pertama kali tiba di Arab Saudi,โ tutupnya.
Terpopuler
1
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
2
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
3
Sejumlah Pemberitaan Wafat KH A Wahid Hasyim di Media Massa
4
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Urutan Bulan Haram, Mana yang Pertama?
5
118 Hotel Siap Tampung 108 Ribu Jamaah Haji Indonesia Kloter Pertama
6
Gus Yahya Pilih Jaga Jarak atas Kasus Gus Yaqut, Tak Libatkan NU dalam Urusan Keluarga
Terkini
Lihat Semua