Nasional ADVERTORIAL

Sejumlah Tokoh dan Akademisi Sampaikan Selamat dan Harapan untuk Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang

NU Online  ·  Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Sejumlah Tokoh dan Akademisi Sampaikan Selamat dan Harapan untuk Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Logo Muktamar Ke-35 NU. (ilustrasi: NU Online/Aceng Darta)

Jombang, NU Online

Sejumlah akademisi, menteri, wakil menteri, kepala badan, politisi, hingga tokoh NU menyampaikan selamat dan harapan terselenggaranya pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

 

Rektor UIN Bandung Rosihan Anwar mengatakan, semoga Muktamar melahirkan gagasan strategis dan kepemimpinan yang membawa kemaslahatan bagi dunia dan bangsa Indonesia. 

 

"UIN Sunan Gunung Jati Bandung siap bersinergi terus dengan NU memperkuat perguruan tinggi Islam, moderasi beragama, dan daya saing global," tuturnya kepada NU Online melalui tayangan Video. 

 

Senada, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof. Muhammad Ishom menyampaikan semoga Muktamar NU menghasilkan sebagaimana tema Muktamar ke-35 NU yakni Bersatu dalam Khidmah, Melangkah untuk Bangsa.

 

Hal yang sama disampaikan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, ia berharap Muktamar menjadi momentum memperkuat khidmah keumatan, memajukan pendidikan, meneguhkan moderasi, dan memperkokoh persatuan Indonesia.

 

Asep Saepudin Jahar, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengharapkan Muktamar melahirkan pemikiran dan kepemimpinan yang membawa maslahat bagi umat, bangsa, dan negara serta semakin memperkuat peran NU sebagai penjaga moderasi Islam Indonesia.

 

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Ilfi Nur Diana mengatakan NU selama ini telah menjadi kekuatan besar untuk umat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga proses persatuan, merawat kebangsaan, dan mengawal pembangunan bangsa.

 

"Semoga Muktamar menjadi momentum memperkuat khidmat bagi umat, bangsa dan negara serta menghasilkan keputusan strategis dalam menjawab tantangan zaman,”tegasnya.

 

Ahmad Fahrudin mengatakan, Muktamar adalah momentum untuk menatap masa depan dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur yang diwariskan para ulama dari Tambakberas.

 

"Mari meneguhkan NU sebagai kekuatan moral dan peradaban yang terus memberi manfaat bagi umat, bangsa dan negara," katanya.

 

Menteri, Wakil Menteri, dan Kepala Badan Harap NU terus Bersinergi dengan Pemerintah 

 

NU yang juga menjadi organisasi Islam terbesar diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berharap agar Muktamar melahirkan keputusan-keputusan terbaik, memperkokoh khidmat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan serta terus menjadi perekat persaudaraan, menjaga moderasi, dan penguat persatuan Indonesia.

 

Wakil Menteri HAM RI Mugiyanto mengatakan, memasuki abad kedua, NU telah menunjukkan peran yang penting dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi dan kesejahteraan, serta mendorong penghormatan terhadap HAM.

 

"Muktamar diharapkan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah dengan NU dengan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki organisasi NU yang menjadi jangkar kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

 

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardianto mendoakan semoga Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi momentum memperkuat khidmah, persatuan, dan kontribusi NU bagi kemajuan bangsa dan negara.

 

Sementara ituy Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengharapkan Muktamar ini menghasilkan keputusan terbaik, memperkuat semakin kokoh ranah NU dalam umat, bangsa, dan negara.

 

"Semoga semangat pengabdian NU terus menginspirasi dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan inklusif serta memberikan perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan, anak dan keluarga," katanya.

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Abdul Mu’ti mengatakan, semoga Muktamar dapat menghasilkan keputusan yang sesuai dengan tema besar menjaga marwah, memperkaya khidmat untuk kemaslahatan bangsa.

 

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menginginkan Muktamar menjadi momentum memperkuat khidmah NU, menjaga persatuan umat, serta menghadirkan kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

 

Kepala BPKH Fadlul Imansyah mengatakan, semoga Muktamar berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk umat dan bangsa negara.

 

"Semoga NU semakin kokoh dalam merawat persatuan, dalam merawat keumatan dan memberikan manfaat bagi umat dan Indonesia,”bebernya.

 

Politisi dan Tokoh Sampaikan Harapan 

Para wakil rakyat juga menyampaikan harapan dengan terselenggaranya Muktamar NU di Tambakberas. Wakil Ketua Komisi DPR RI Aria Bima menyampaikan di tengah keberagaman bangsa, NU selalu menjadi perekat persatuan. NU di Pondok Pesantren Tambakberas menjadi perekat persatuan dan penuntut persatuan umat.

 

"Semoga Muktamar melahirkan kepemimpinan dan gagasan yang membawa Indonesia semakin adil, damai dan sejahtera. Selamat bermuktamar, semoga NU terus menjadi cahaya bagi bangsa dan negeri tercinta,” katanya.

 

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Zainul Munasihin menambahkan sebagai warga NU, dirinya berharap semoga Muktamar menghasilkan keputusan yang bermartabat, cerdas, dan profesional bagi warga NU.

 

"Semoga makin guyub bersatu dalam semua segi kehidupan kita," katanya.

 

Anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya mengatakan, Nahdlatul Ulama telah menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni, persatuan, dan kebangsaan. Semoga muktamar melahirkan putusan yang baik untuk Indonesia.

 

"Semoga Muktamar ke-35 melahirkan ikhtiar terbaik untuk Indonesia yang semakin maju, damai, dan berkeadaban,” katanya.

 

Ida Fauziyah, Anggota Fraksi PKB DPR RI berharap forum permusyawaratan tertinggi ini melahirkan kepemimpinan dan arah kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi NU, bangsa, dan negara sejalan dengan tema menjaga marwah, memperkaya khidmah.

 

Sekjen DPP PKB Hasanudin Wahid mengatakan, semoga Muktamar menjadi ajang konsolidasi untuk meneguhkan khidmat kepada jamaah dan jam’iyah untuk kejayaan dan kemakmuran persatuan RI.

 

Senada dengan itu, Sekjen DPP Partai Golkar M. Sarmuji berharap Muktamar melahirkan keputusan yang bermanfaat bagi warga Nahdliyin dan menjadi solusi bagi warga NU maupun Indonesia.

 

"Semoga kontribusi NU makin nyata, luas dan makin berdaya oleh seluruh warga Nahdliyin,” katanya.

 

Ketua Umum IKA Perempuan PMII Luluk Nur Hamidah menilai masa depan NU tidak mungkin dibangun dengan separuh kekuatan. Perempuan harus hadir bukan hanya dalam barisan, tetapi dalam menentukan arah masa depan.

 

"Muktamar bukan hanya tentang siapa yang memimpin NU, tetapi ke mana NU akan membawa umat, bangsa, dan masa depan," katanya.

 

KH Abun Benyamin, Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat, menyampaikan semoga Muktamar NU berjalan sukses, lancar, dan berkah.

 

"Semoga sukses, berkah, maslahat," ungkapnya 

 

Doa yang sama disampaikan Achmad Maulani, Staf Khusus Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia. "Semoga NU senantiasa istiqomah menebar kemaslahatan dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan," tuturnya.

 

Ketua Pengurus Yayasan Pembina Universitas Islam Nusantara Bandung KH Hasan Nuri Hidayatullah berharap hasil Muktamar semakin memperkuat ukhuwah dan menghadirkan maslahat bagi jamaah, jam’iyah, bangsa, dan negara.

 

Pembina Yayasan Penuntun Masa Depanku Marsda TNI (Purn) Ken Darmastono mengatakan, Nahdlatul Ulama telah lama menjadi penopang utama dalam merawat kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa Indonesia yang majemuk.

 

"Semoga Muktamar ke-35 ini melahirkan pemikiran dan kepemimpinan yang semakin memperkuat semangat kebangsaan, keadaban, dan kebersamaan antarumat beragama,” katanya.

 

Muhammad S. Habibiy, Senior Vice President ESG PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, berharap semoga Muktamar melahirkan pemikiran dan langkah nyata bagi umat dan keberlanjutan bangsa.

 

"Semoga sinergi NU dengan BSI terjaga demi masa depan yang lebih maslahat dan berkelanjutan,” katanya.

 

NU Online mengucapkan terima kasih atas harapan dan dukungan para tokoh untuk pelaksanaan liputan NU Online dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang.