Cara Efektif Mendidik Anak menurut Imam Al-Ghazali
NU Online ยท Ahad, 14 Mei 2023 | 22:00 WIB
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Imam Al-Ghazali melalui Kitab Ihya Ulumiddin membahas juga aspek parenting dalam Islam. Imam Al-Ghazali menganggap penting pendidikan anak karena anak merupakan amanah dari Allah bagi kedua orang tuanya selain tanggung jawab urusan nafkah yang berkaitan dengan fisik anak.
Imam Al-Ghazali memandang jiwa anak-anak seperti kertas kosong tanpa coretan dan garis apapun. Jiwa anak-anak siap ditulis dan akan menerima model tulisan apapun yang tercermin dalam jiwanya. Oleh karena itu, Imam Al-Ghazali menilai urgensi cara orang tua dan lingkungan sekitar yang akan menulis dan membentuk jiwa anak.
ุงุนูู ุฃู ุงูุทุฑูู ูู ุฑูุงุถุฉ ุงูุตุจูุงู ู ู ุฃูู ุงูุฃู ูุฑ ูุฃููุฏูุง ูุงูุตุจูุงู ุฃู ุงูุฉ ุนูุฏ ูุงูุฏูู ูููุจู ุงูุทุงูุฑ ุฌููุฑุฉ ูููุณุฉ ุณุงุฐุฌุฉ ุฎุงููุฉ ุนู ูู ููุด ูุตูุฑุฉ ููู ูุงุจู ููู ู ุง ููุด ูู ุงุฆู ุฅูู ูู ู ุง ูู ุงู ุจู ุฅููู
Artinya, โKetahuilah cara mendidik anak termasuk masalah yang paling penting dan paling urgen. Anak merupakan amanah bagi kedua orang tuanya. Hati mereka suci, mutiara berharga, bersih dari segala โukiranโ dan rupa. Hati anak-anak menerima setiap โukiranโ dan cenderung pada ajaran yang diberikan kepada mereka,โ (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz III, halaman 77).
Imam Al-Ghazali menyarankan dua model pendekatan dalam mendidik anak. Imam Al-Ghazali menyarankan orang tua untuk membiasakan atau memberikan contoh perbuatan baik dalam keseharian anak. Imam Al-Ghazali juga menyarankan orang tua untuk mengajar kebaikan kepada anaknya.
Dua model pendekatan dalam mendidikย anak sangat penting. Pertama, pembiasaan kebaikan dalam hidup keseharian akan membekas dalam jiwa anak. Kedua, penanaman nilai-nilai kebaikan juga tidak kalah pentingnya untuk memberikan standar kebaikan dalam jiwa anak.
Imam Al-Ghazali mengatakan, orang tua memikul tanggung pendidikan karakter dan pengasuhan anak. Orang tua akan menuai pahala ketika mendidik anaknya dengan baik. Sebaliknya, orang tua akan memikul dosa yang begitu besar ketika membiarkan begitu saja pertumbuhan anaknya. Oleh karena itu, orang tua tidak boleh lalai dan abai dalam mendidik, mengasuh, dan membimbing anak.
ูุฅู ุนูุฏ ุงูุฎูุฑ ูุนูู ู ูุดุฃ ุนููู ูุณุนุฏ ูู ุงูุฏููุง ูุงูุขุฎุฑุฉ ูุดุงุฑูู ูู ุซูุงุจู ุฃุจูู ููู ู ุนูู ูู ูู ุคุฏุจ ูุฅู ุนูุฏ ุงูุดุฑ ูุฃูู ู ุฅูู ุงู ุงูุจูุงุฆู ุดูู ูููู ููุงู ุงููุฒุฑ ูู ุฑูุจุฉ ุงูููู ุนููู ูุงููุงูู ูู
Artinya, โJika orang tua membiasakan dan mengajarkan kebaikan, maka anak akan tumbuh dalam kebaikan dan bahagialah orang tuanya di dunia dan akhirat. Ia pun akan mendapat pahala dari amal saleh yang dilakukan anaknya (tanpa mengurangi hak pahala anak). Demikian juga berlaku bagi setiap guru dan pendidik. Jika ia membiasakan keburukan dan membiarkan anaknya seperti membiarkan binatang ternak, maka ia akan celaka dan binasa. Sementara dosanya juga ditanggung pengasuh dan walinya,โ (Imam Al-Ghazali, 2018 M/1439-1440 H: III/77).
Imam Al-Ghazali mengutip Al-Qurโan Surat At-Tahrim ayat 6. Menurutnya, Surat At-Tahrim ayat 6 menyiratkan tanggung jawab besar orang tua dalam mendidik, membimbing, dan mengasuh anak.
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ูููุง ุฃูููููุณูููู ู ููุฃููููููููู ู ููุงุฑูุง
Artinya, โWahai orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,โ (Surat At-Tahrim ayat 6).
Dari berbagai keterangan ini, Imam Al-Ghazali mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan pendidikan, bimbingan, dan pengasuhan anak, tidak mengabaikan mereka tanpa pendidikan agama dan pendidikan akhlak dalam kesehariannya.
Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris LBM PBNU
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
2
Ketiduran dan Tidak Sempat Ikut Shalat Idul Fitri, Terus Bagaimana?
3
Basa-Basi Lebaran yang Menjengkelkan: Kapan Nikah? Kapan Punya Anak?
4
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
5
NU Care-LAZISNU Kembali Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya Aceh
6
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
Terkini
Lihat Semua