Hukum Hubungan Badan dengan Kondom saat Istri Haidh atau Nifas
NU Online ยท Sabtu, 23 Juni 2018 | 23:00 WIB
Keharaman hubungan badan ketika istri sedang haidh didasarkan pada Surat Al-Baqarah ayat 222 berikut ini:
Artinya, โMereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah, โItu adalah kotoran. Maka itu, jauhilah perempuan saat haidh. Jangan kalian dekati mereka hingga mereka suci. Kalau mereka telah suci, maka datangilah mereka dari jalan yang Allah perintahkan kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan orang yang bersuci,โโ (Surat Al-Baqarah ayat 222).
Lalu bagaimana dengan hubungan badan ketika istri sedang menjalani masa nifas meskipun di ujung masa nifas? Meskipun perempuan yang menjalani masa nifas tidak disebutkan dalam Al-Quran, ulama menganolgikan kedudukan hukumnyaย dengan perempuan yang haidh.
Artinya, โHubungan badan dengan istri yang sedang haidh haram berdasarkan kesepakatan ulama. Seorang Muslim yang menganggapnya halal bisa berubah menjadi kufur. Keharaman ini didasarkan pada firman Allah, โMereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah, โItu adalah kotoran. Maka itu, jauhilah perempuan saat haidh. Jangan kalian dekati mereka hingga mereka suci. Kalau mereka telah suci, maka datangilah mereka dari jalan yang Allah perintahkan kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan orang yang bersuci,โโ (Surat Al-Baqarah ayat 222). Mereka yang tengah melalui masa nifas sama dengan mereka yang sedang haidh,โ (Lihat Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, Beirut, Darul Fikr, cetakan kedua, 1985 M/1405 H, juz 3, halaman 552).
Lalu bagaimana bila hubungan badan saat istri yang sedang haidh atau sedang menjalani masa nifas dilakukan dengan menggunakan kondom atau alat kontrasepsi seperti yang dikenal orang sekarang ini?
Hubungan badan dengan mengenakan kondom atau tanpa alat kontrasepsi ketika istri sedang haidh atau nifas tetap haram dalam hukum Islam sebagaimana keterangan dalam Kitab Al-Fiqhu alal Madzahibil Arbaโah berikut ini:
Artinya, โHubungan badan dengan perempuan yang sedang haidh haram meskipun dengan alat pengaman seperti kondom yang cukup terkenal,โ (Lihat Syekh Abdurrahman Al-Jaziri, Al-Fiqhu alal Madzahibil Arbaโah, Beirut, Darul Fikr, cetakan kedua, tanpa catatan tahun, juz I, halaman 114).
Dari keterangan ini dapat diambil simpulan bahwa hubungan badan dengan mengenakan kondom atau alat kontrasepsi ketika istri sedang haidh atau nifas tetap haram. Sementara waktu aktivitas seksual atau hubungan badan saat istri sedang haidh atau nifas tidak bisa dilakukan dengan hubungan badan, tetapi dengan cara lain yang dibenarkan oleh syariat. Wallahu aโlam. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Saling Memaafkan
2
Kunjungi Dubes Iran, Ketum PBNU Sampaikan Solidaritas dan Dukungan Moral
3
Halal Bihalal sebagai Ijtihad Sosial Ulama Nusantara
4
DPR Akan Bahas dan Kawal Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan oleh Juri Tahfidz TV
5
Pemerintah Akan Pangkas MBG Jadi 5 Hari, Begini Penjelasan Kepala BGN
6
Genosida Israel di Gaza Masih Belum Berhenti, 72.267 Jiwa Meninggal Sejak Oktober 2023
Terkini
Lihat Semua