Kiai Ataukah Artis Sinetron?
Oleh: Nasrulloh Afandi
Tragedi Aa Gym belum lama ini, wajar dikatakan poligami terspektakuler di bumi Indonesia! Mampu mengundang reaksi berbagai kalangan, dari para kuli tani bahkan sampai presiden dengan perspektif dan argumentasi berbeda (sesuai kapabilitasnya). “Wow keren!” Sungguh sensasional! Sayangnya, sedikit orang yang bertanya, kenapa? Aa Gym melakukan hal itu ketika posisinya nampak mulai “redup” karena akhir-akhir ini marak bermunculan orang-orang berprofesi sama, juga background pendidikannya mirip dengannya, dan kiranya sangat memungkinkan akan mampu mengover alih kavling proyek dakwah Aa Gym. Dalam nalar kritis, aspek patut dihargai oleh publik adalah ketidak sengajaan Aa Gym sportif membeberkan kepada publik atas keaslian rahasia moral mayoritas orang-orang bergelar kiai sekarang-sekarang ini. Yakni fenomena banyaknya orang bergelar kiai mereka sering bersikap bak strategi para artis sinetron ketika sengaja mengundang perhatian publik, agar berbagai media massa pun (kembali) memburunya! Geli namun sungguh memilukan! Meskipun juga belum jelas untung-ruginya, bahkan bagi figur tertentu hal demikian bisa jadi menamatkan profesi atau karirnya.
Senin, 15 Januari 2007 | 05:15 WIB