NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Pustaka

Kumpulan artikel kategori Pustaka

Menampilkan 12 artikel (Halaman 63 dari 95)
Pendekatan Qur'ani Tentang Yesus
Pustaka

Pendekatan Qur'ani Tentang Yesus

Kajian dan karya-karya tentang Yesus yang ada selama ini mayoritas bersandar pada Perjanjian Baru, sumber-sumber Kristen, Yahudi, dan sumber-sumber sejarah lainnya. Al-Qur’an jarang disebut apalagi dipertimbangkan oleh sebagian besar penulis Kristen. Pengabaian ini mencerminkan anggapan bahwa Al-Quran tidak dapat diandalkan sebagai sumber penelitian sejarah. Sebaliknya, para peneliti muslim yang menulis tentang Yesus hanya mengkaji apa yang dikatakan Al-Qur’an dan sumber-sumber Islam lainnya namun menolak gambaran Kristen tentang Yesus.

Mengembalikan Keseimbangan Tradisi dan Pemikiran Pesantren
Pustaka

Mengembalikan Keseimbangan Tradisi dan Pemikiran Pesantren

Pesantren merupakan warisan sekaligus kekayaan kebudayaan intelektual bangsa Indonesia. Dalam proses perkembangan sistem pendidikan,  peranan pesantren sangatlah besar  di samping eksistensinya dalam mempertahankan serta melestarikan ajaran-ajaran agama Islam. Dimana didalamnya hadir sosok Kiai yang menjadi sentral tokoh keilmuan di pesantren dan sosok santri sebagai pengkaji keilmuan islam, mereka yang pernah belajar dan mengabdi kepada kiai di pesantren. Hubungan antara kiai dan santri menjadi salah satu topik yang diceritakan Ali Usman dalam buku yang berjudul Kiai Mengaji Santri Acungkan Jari.

Pribumisasi Tafsir Keindonesiaan
Pustaka

Pribumisasi Tafsir Keindonesiaan

Interpretasi terhadap teks dan nilai-nilai Islam saat ini berada pada ruang kontestasi. Setiap kelompok, dengan rujukan ideologinya masing-masing, berusaha menafsirkan al-Qur’an untuk menyampaikan pesan perjuangan kelompoknya, seraya menegasi tafsir dan pemaknaan teks yang lain. Ruang kontestasi inilah yang sekarang tercipta dan memanggungkan beragam kondisi sosial-politik warga Indonesia mutakhir. Dari ruang inilah, lahir perdebatan tentang terorisme, khilafah, jihad dan keragamaan manusia.

Memahami Hakikat dan Relasi Keagamaan
Pustaka

Memahami Hakikat dan Relasi Keagamaan

Kini banyak orang yang senang dengan mencari-cari kesalahan orang lain ketimbang menebar kebaikan untuk mereka. Di satu sisi beberapa kalangan malah lebih banyak menghujat, mengintimidasi, menakut-nakuti dan bahkan melakukan kekerasan terhadap kalangan lain. Mencoba mengkritisi  kembali ke akar pemahaman. Itulah yang dilakukan Yunasril Ali dengan telaah pemikirannya terkait relasi agama dalam sebuah buku “Sufisme dan Pluralisme”.