NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Pustaka

Kumpulan artikel kategori Pustaka

Menampilkan 12 artikel (Halaman 68 dari 95)
Pesantren, Problem Solving Buruh Pabrik
Pustaka

Pesantren, Problem Solving Buruh Pabrik

Judul : Pesantren Buruh Pabrik, Pemberdayaan Buruh Pabrik Berbasis Pendidikan PesantrenPenulis : Imam Bawani dkkPenerbit : LKiS, YogyakartaCetakan : I, 2011Tebal : 350 HalamanISBN : 979-25-5341-XPeresensi : Romel Masykuri *Kehidupan buruh pabrik di kota-kota besar sangatlah rumit. Selain tuntutan kerja dari pabrik-pabrik besar dan upah yang belum sesuai dengan UMR, mereka juga dihadapkan pada masalah internal mereka sendiri, dalam interaksinya dengan lingkungan masyarakat sekitar, maupun tempat mereka tinggal. Bahkan tidak jarang, mereka menjadi sumber kerawanan sosial yang mengganggu masyarakat sekitar.

Agama Beradab Umat Pun Bermartabat
Pustaka

Agama Beradab Umat Pun Bermartabat

Judul Buku: Islam Dinamis Islam Harmonis, Lokalitas, Pluralisme, TerorismePenulis: MachasinPenerbit: LKiS, Yogyakarta    Tahun Terbit: cetakan I: 2012 Tebal: xiv + 342 halamanPeresensi: Khoril AwarBagaimanaupun juga, agama meski memiliki sisi batini yang lebih banyak dibandingkan sisi lahir-dunawiyah tetap harus mampu mengisi ruang-ruang dunia tersebut. Agama dan cara beragama tidak mungkin menyingkir dari pergulatan sejarah manusia. Agama yang berorientasi pada “ketenangan batin” tidak mungkin bersembunyi di balik kalbu penganutnya dan hanya muncul menjelang ritual semata. Justru dari dalam batin tersebut agama mampu memberikan kontribusi dalam menuntun pergaulan umatnya di pentas global maupun lokal sehingga benar-benar menjadi rahmatan lil’alamin.

Peta Ideologi Pasca-Reformasi
Pustaka

Peta Ideologi Pasca-Reformasi

Judul buku: Ideologi Gerakan Pasca-Reformasi: Gerakan-gerakan Sosial-Politik dalam Tinjuan IdeologisPenulis : As’ad Said AliHalaman: xii+156Terbit: Februari 2012Penerbit: LP3ES, JakartaPeresensi: Syaiful Arif*Reformasi 1998 memang membuahkan hasil yang paling dibutuhkan masyarakat Indonesia. Yakni kebebasan politik. Dalam kebebasan ini, masyarakat bebas mengartikulasikan hak-hak sosial-politiknya. Baik melalui jalur politik formal (partai politik), maupun gerakan sosial. Persoalannya, kebebasan yang tanpa panduan telah melahirkan “ancaman” bagi sendi-sendi dasar berbangsa. Sebab ia mendedahkan berbagai gerakan sosial-politik yang jelas-jelas memiliki ideologi kontra-Pancasila.

Jejak Kesempurnaan Sang Mujtahid
Pustaka

Jejak Kesempurnaan Sang Mujtahid

Judul Buku: Biografi Imam Syafi’i: Kisah Perjalanan dan Pelajaran Hidup Sang MujtahidPenulis    : Dr. Tariq SuwaidanPenerbit: Zaman, JakartaTahun: I, 2011Tebal: 312 halamanPeresensi : Abdul Aziz MMMKhasanah intelektual Islam bagaikan bak sumur tanpa dasar. Tak akan pernah habis ditimba. Selain mewariskan karya-karya luar biasa yang menyumbang peradaban umat manusia (dari aspek keilmuan, teknologi, sastra, dan budaya), juga memberikan kita aneka artefak dan maintifak (hasil pemikiran, gagasan) yang mengagumkan.

Meluruskan Pemahaman Maulid Nabi
Pustaka

Meluruskan Pemahaman Maulid Nabi

Judul Buku: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SawPenulis: K.H. M. Syarwani AbdanEditor: Noviana HerliantiPenerbit : Muara Progresif SuarabyaCetakan : Pertama 2012Tebal: vi + 66 HalamanPeresensi : Masduri*)    Seringkali peringatan maulid Nabi Muammad Saw masih dianggap bi’ah yang menyesatkan. Dengan alasan pemurnian tauhid, sebagian kelompok  Islam menolak mentah-mentah peringatan maulid Nabi, tanpa melihat sisi lain yang mesti tidak boleh diabaikan. Sebab hukum dalam Islam mesti melihat konteks dan manfaat bagi pelakuknya. Sehingga tidak serampangan dan tergesa-gesa dalam memutusakan suatu hukum dalam Islam.

Menyegarkan Sinergi PMII
Pustaka

Menyegarkan Sinergi PMII

Judul Buku : Menggerakkan Pergerakan; Kaderisasi, Kemandirian, SinergiPenulis    : Mochammad Afifuddin M.SiPenerbit : Visi Indonesia JakartaCetakan: Pertama, 2011Tebal : vi + 74 HalamanPeresensi : Masduri*Akhir-akhir ini ada statemen bahwa Indonesia sedang menuju negara gagal. Pernyataan ini berdasar fakta yang dialami masyarakat saat ini, kemiskinan dan penganggruran belum terentaskan, hukum jadi sarang bersembunyinya para koruptor, pelindungan hak terhadap warga negara lemah, terbukti dengan serangkaian kasus kekerasan dengan dalih agama.