Home Bahtsul Masail Shalawat/Wirid Ramadhan Jenazah Ubudiyah Ilmu Hadits Tasawuf/Akhlak Khutbah Sirah Nabawiyah Doa Tafsir Haji, Umrah & Qurban Hikmah Tafsir Mimpi Zakat Nikah/Keluarga Ilmu Tauhid Ekonomi Syariah Doa Lainnya

Ini Lafal Niat Shalat Tahiyyatul Masjid

Ini Lafal Niat Shalat Tahiyyatul Masjid
(Foto: prayerinislam.com)
(Foto: prayerinislam.com)
Setiap kali masuk ke dalam masjid, kita dianjurkan untuk melakukan shalat sunnah dua rakaat. Shalat ini dinamai shalat sunnah tahiyyatul masjid atau shalat menghormati masjid.

Kesunnahan shalat ini tidak gugur meski kita terlanjur duduk dalam pandangan Madzhab Syafi’i. Sementara sebagian ulama menyatakan gugur kesunahan shalat tahiyyatul masjid sebab duduk.

Di antara dalil yang digunakan sebagai dasar pandangan Madzhab Syafi’i adalah hadits riwayat Muslim berikut ini: 

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ النَّاسِ قَالَ فَجَلَسْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تَجْلِسَ قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُكَ جَالِسًا وَالنَّاسُ جُلُوسٌ قَالَ فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ 

Artinya, “Abu Qatadah RA berkata, ‘Aku masuk ke dalam masjid sedangkan Rasulullah SAW duduk di tengah orang banyak.’ Abi Qatadah RA lantas melanjutkan ceritanya, ‘Lantas aku pun langsung duduk, kemudian Rasulullah SAW berkata kepadaku, ‘Apa alasan yang menghalangimu untuk melakukan shalat dua rakaat sebelum duduk?’ Aku pun menjawab, ‘Wahai Rasulullah, aku melihatmu duduk sedangkan orang-orang juga duduk.’ Rasulullah SAW kemudian bersabda, ‘Ketika salah satu di antara kali masuk masjid, maka jangan duduk sebelum shalat dua rakaat,’” (HR Muslim).

Adapun berikut ini adalah lafal niat yang diucapkan sebelum takbiratul ihram.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ تَحِيَّةِ المَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءًا لِلهِ تَعَالَى

Ushallī sunnata tahiyyatil masjidi rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah tahiyatul masjid (menghormati masjid) dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Kesunnahan shalat sunnah tahiyyatul masjid ini berlaku setiap kali kita masuk ke dalam masjid meski keluar area masjid hanya sebentar. Kesunnahan itu terus berulang seiring keluar-masuknya kita ke dalam masjid.

Selain shalan sunnah dua rakaat, kita juga dianjurkan untuk beri‘itikaf di dalam masjid yang diawali dengan niat i‘tikaf. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)


Download segera! NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap. Aplikasi yang memberikan layanan informasi serta pendukung aktivitas ibadah sehari-hari masyarakat Muslim di Indonesia.

Shalat Lainnya

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya

×