Jombang

Potret KH Bisri Syansuri dalam Momen Silaturahim Idul Fitri

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:00 WIB

Potret KH Bisri Syansuri dalam Momen Silaturahim Idul Fitri

Kiai Bisri Syansuri saat menerima keluarga Kiai Faruq Jember riyayan di Ndalem Kasepuhan Denanyar, Jombang sekitar September 1978 (Syawal 1398 H). (Foto: Album Foto Ndalem Kasepuhan Denanyar)

Menelaah tradisi yang berkembang dalam lingkungan Nahdliyin pada era dahulu, dapat dilihat dari dokumentasi foto. Di antara tradisi itu adalah tradisi sungkeman dalam momen Riyayan atau Syawalan. 


Foto berikut ini bertahun 1978, sekitar September 1978 (Syawal 1398 H), saat keluarga Kiai Faruq Jember riyayan ke Ndalem Kasepuhan Denanyar. Foto ini diambil saat putri beliau duduk di kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah di Denanyar.


Terlihat Kiai Bisri Syansuri dan Kiai Faruq Muhammad sedang memegang cangkir minuman teh.


Dari sumber yang diterima, Kiai Hasyim Asy'ari dan Kiai Wahab Hasbullah itu mengonsumsi minuman kopi. Bedanya, Kiai Hasyim tidak merokok, Mbah Wahab merokok.

 
KH Bisri Syansuri terlihat memegang secangkir teh bersama Kiai Faruq Jember di Ndalem Kasepuhan Denanyar, Jombang. (Foto: Album foto Ndalem Kasepuhan Denanyar)


Sementara, Kiai Bisri Syansuri itu tidak merokok, juga tidak ngopi. Kiai Bisri Syansuri itu biasa mengonsumsi minuman teh, sebagaimana foto ini menjadi salah satu buktinya.


Walau demikian, kebenaran kesimpulan sumber ini belum bisa dipastikan. 


M Faishol, sebagai narasumber narasi foto menyatakan bahwa asal foto ini adalah dokumen keluarga KH Faruq Muhammad, yang sebelumnya diperoleh dari grup WA IKAPPMAM (Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif).


Menurut Ning Ilut (Najma Fairuz, Putri KH Faruq Muhammad), bahwa abahnya senantiasa menyempatkan diri membawa seluruh keluarga beliau untuk sowan sekaligus halal bihalal saat lebaran kepada KH Bisri Syansuri di Pondok Denanyar.


KH. Faruq Muhammad adalah putra dari KH Muhammad dengan Nyai Hj Zainab binti Shiddiq. Kiai Muhammad adalah sosok muballigh terkenal di Jember dan pendiri Pesantren Riyadlus Sholihin Jember. Kiai Faruq dan Kiai Yusuf (Pendiri Pesantren Darus Sholah, Jember, dan ikut membidani pendirian Ma'had Aly Sukorejo), adalah juga dua putra Kiai Muhammad yang dikenal sebagai mubaligh.

 
KH Bisri Syansuri di Ndalem Kasepuhan Denanyar saat keluarga Kiai Faruq Jember riyayan. (Foto: Album foto Ndalem Kasepuhan Denanyar)


Selengkapnya klik di sini.