NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Humor

Kumpulan artikel kategori Humor

Menampilkan 12 artikel (Halaman 101 dari 106)
Aktivis Hindari Sarapan
Humor

Aktivis Hindari Sarapan

Seorang aktivis yang biasa nginep  di kantor sebuah Ormas terbangun pada siang bolong. Lalu seniornya yang sudah necis berdasi datang inspeksi. "Kamu ini aktivis cap apaan, bangun koq  siang bolong begini. Lihat tuh ke luar, semua orang sudah istirahat kerja, makan siang. Kamu mandi saja belum,"celotehnya. Si aktivis yang baru saja membersihkan muka dan  masih dalam keadaan basah,  menyahut,"Saya bisa saja bangun pagi setiap hari, asalkan bapak dapat menjamin  sarapan saya,"balasnya.

Guyonan ICIS II (salah orang)
Humor

Guyonan ICIS II (salah orang)

Siapapun pasti mengakui peserta pada acara ICIS yang berlangsung di Jakarta Convention centre itu terbilang cukup banyak dan sangat beragam dari orang yang berwajah ketimur-tengahan , berwajah oriental ke Jepang Jepangan, sampai berwajah ala Barat.., pokoknya semua lengkap. Alkisah saat ada wartawan yang mau wawancara sama syech Hisyam Kabbani, salah satu tokoh islam terkemuka. maka saat terlihat beberapa wartawan yang sedang membuntuti seorang berbaju jubah putih dan berjenggot putih, panjang nan lebat untuk mengadakan wawancara eksklusif.

Guyonan ICIS 1(website khusus Indonesia)
Humor

Guyonan ICIS 1(website khusus Indonesia)

Entah karena terlalu sibuk dengan peserta yang berasal dari 49 negara dengan berbagai ragam bahasa dan kulturnya atau memang benar benar tidak tahu, salah seorang panitia supporting system ditanya oleh peserta dari Italia dengan bahasa Inggris yang fasih tentang website International conference of islamic scholars (ICIS) dan karena si penanya butuh jawaban cepat, maka ia langsung memburu crew nu online untuk menjelaskan tentang website ICIS "Wah mbak, ini ada yang wajib dijawab cepat oleh crew NU Online," kata salah satu panitia supporting system dengan tegang. "ada yang bisa saya bantu mas," tanya crew Nu Online."peserta dari Itali tanya website ICIS,itu alamatnya apa," katanya"lho kan bisa langsung buka di NU Online, dengan alamat www.nu.or.id

santri yang sok jawa
Humor

santri yang sok jawa

Seorang santri asal sulawesi yg baru masuk pondok pesantren Darul Ulum  Jombang Jawa Timur,karena perjalanan jauh dr kampungnya  Pare-Pare ke Jombang 3 hari 3 malam naik kapal laut, dia diserang penyakit flu.teman sekampung yang lebih dulu di pondok itu bilang jika ngaku santri apalagi ngomong jawa pasti dokter kasih harga murah. setelah belajar sedikit bahasa jawa akhirnya dengan percaya diri, berangkatlah santri baru tersebut sendirian. Didalam ruang praktek, Dokter bertanya: Asmanipun sinten mas...? benar juga pikir mahasiswa baru tersebut, dengan ragu-ragu dia menjawab: kulo mboten asma, pilek mawon...

Pesantren Mengembangkan Persepakbolaan
Humor

Pesantren Mengembangkan Persepakbolaan

Merosotnya kualitas persepakbolaan nasional yang terus-menerus membuat Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) bingung, demikian juga ketua umum PSSI, sebab segala daya sudah dilakukan hasilnya tetap nihil. Akhirnya Menpora dan ketua Umum PSSI sepakat untuk mengundang segenap elemen bangsa untuk dimintai kontribusinya dalam meningkatkan prestasi persepakbolaan. Maka diundanglah dari kalangan pengusaha, birokrasi, kalangan intelektual, professional, politisi, budayawan dan tak ketinggalan para ulama pesantren. Ketika diskusi dimulai, berbagai usul muncul, akhirnya masing masing diminta mengajukan usul konkret. Kalangan pengusaha memberikan pemikiran paling dulu, mereka sepakat untuk membeayai kompetisi satu musim, termasuk mendatangkan pelatih handal. Usul diterima dengan mendapat apalus dari semua peserta.

Pengajian dan Pengkajian
Humor

Pengajian dan Pengkajian

Semua orang tahu ST Alisjahbana adalah seorang intelektual yang sangat gigih memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia, kalau perlu harus membebek ke Barat. ”Semua pengetahuan haruslah bersifat ilmiyah, logis dan rasional dan tinggalkan semua bentuk mitos, takhayul  yang irasional, karena semua itu menghambat kemajuan bangsa. Karena itu di perguruan tinggi kita ini perlu kita galakkan segala pengkajian biar tidak kalah dengan Jepang, Cina atau Thailand,” demikian ceramah Rektor Unas itu  ketika menerima mahasiswa baru di kampusnya. “Ingat ya kembangkan terus pengkajian, jangan pengajian, sebab pengkajian itu derajatnya lebih tinggi dari pada pengajian, pengajian itu irasional hanya menelan mentah-mentah omongan penceramah, sementara pengkajian itu menyeleksi, menguji dan menganalisis semua informasi pengetahuan dan data. Dari segi bahasa dan asal usul  keduanya sudah berbeda pengkajiaan menunjukkan peradaban yang tinggi, sementara pengajian hanya warisan masyarakat primitif”.

Yang Penting Bertelur
Humor

Yang Penting Bertelur

Seorang kiai muda dimarahi habis oleh Kiai sepuh gara-gara mengundang seorang pejabat pemerintah yang dinilai korup karena dulunya bekas preman. “Ya memang sampeyan itu keterlaluan kok” kata seorang kiai muda lainnya “berani menghadirkan preman, sampai membuat Hadratusy Syaikh marah besar, sehingga saya dikira ikut ikutan.“Tenang aja Gus, itu suatu risiko yang sudah saya perhitungkan”“Tetapi tindakan sampeyan itu sangat nekad, dan terlalu besar risikonya buat nama baik pesantren, apa tidak ada pejabat lain yang lebih layak diundang” sarannya.“Ya saya tahu, dan kita juga telah beberapa kali mengundang pejabat yang sampeyan maksudkan, tetapi mereka tidak bisa nelor, walaupun yang saya undang ini berwatak preman, tetapi yang penting bisa nelor”“Lha lalu pejabat yang sampeyan undang kali ini apa memang bisa bertelur?”“Tentu saja, itu lihat telornya  putih-putih sebanyak berupa 12 unit komputer di kantor”“Ini sih namanya kiai pragmatis”.

Alif =Anti lift
Humor

Alif =Anti lift

Salah seorang pengurus Syuriyah Nu walaupun usianya sudah cukup tua, tetapi tiap kali ke Kantor PB NU selalu melalui tangga darurat, tidak menggunakan lift. Lalu seorang temannya bilang Kiai nampaknya menjadi Alif (anti Lift), apakah Kiai takut terjebak dalam Lift” tanya temannya.“tidak, saya hanya  mengamalkan sebuah petuah” Jawabnya santai“Wah ! Apa ada fatwa ulama yang mengharamkan naik lift“.“Ooo tidak,  ini sih sekadar anjuran Kiai saya; gunakan tangga darurat agar anda tidak gampang masuk ruang gawat darurat”“Apa maksudnya Kiai “ tanyanya keheranan.“Tentu saja berjalan menaiki tangga darurat adalah olahraga berat, karena itu orang akan sehat, tidak mudah terserang jantung atau strok yang mengakibatkan seseorang harus dirawat di ruang gawat darurat”“O begitu maksudnya, kalau begitu saya ikutan naik tangga darurat biar tidak masuk ruang gawat darurat”“Ah sampeyan tadi  menuduh saya Alif, malah sekarang ikut-ikutan menjadi Alif” Kiai menimpali. (Breg)

Madura Berasap
Humor

Madura Berasap

Seorang pemudik yang telah kembali ke Jakarta menceritakan pengalamannya pada temannya di Jakarta, “wah mudik kali ini kurang cerah, sebab asap tebal menyelimuti pulau madura” "Apa terjadi kebakaran hutan di sana ?” Tanya temannya “Tidak, mana di madura ada hutan yang bisa terbakar seperti di Kalimantan."Lha lalu dari mana sumbernya asap apakah ada kebakaran pasar”“Sumbernya dari orang madura sendiri yang pada mudik” jawabnya“Yang benar aja, masak pemudik bikin kebakaran ?!”‘Lho iya wong semua pedagang satu madura Mudik ke kampung halaman, dan selama di kampung mereka semua melakukan pembakaran sate, tentu saja Madura menjadi berasap” “Oo ya wajar kalau begitu !, makanya polusi di Jakarta dan tempat lain juga berkurang”.

Buah Kesopanan dan Kesombongan
Humor

Buah Kesopanan dan Kesombongan

  Pada suatu hari sang kiai memberikan ceramah, seperti biasanya mengajarkan tentang budi pekerti yang mulia (akhlaqul karimah). Sang kiai mengatakan orang yang sopan akan dihormati dan disegani orang. Sementara orang sombong akan dihinakan orang , dengan membuat contoh buah-buahan. “Wahai para santri berlakulah andap asor, walau memiliki banyak ilmu semakin merunduklah, seperti buah semangka, pohonnya kecil, tetapi buahnya besar, karena itu orang tidak pernah tidak berlaku sopan pada buah ini, pasti diangkat dan diletakkan dengan sopan”.

Kiai dan Sopir Bus Lorena
Humor

Kiai dan Sopir Bus Lorena

Alkisah terjadi pada saat seleksi penerimaan penghuni surga. Sampai akhirnya tiba pada 2 anggota peserta terkhir yang akan terseleksi, yakni seorang Kiai dan seorang sopir bis Lorena yang terkenal suka ngebut dan ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraaannya sewaktu masih hidup. Alhasil ternyata yang masuk menjadi penghuni surga adalah si Sopir Bis Lorena. Sang kiai akhirnya protes keras kepada Allah, kenapa tidak dirinya yang masuk surga, padahal sewaktu di dunia dia terkenal sebagai mubaligh yang giat menyebarkan agama islam dan mengisi khutbah jum'at? Kenapa kok malah yang masuk surga seorang sopir yang record ugal-ugalannya tertinggi di catatan kantor polisi?