Tarawih Sehat
Usai shalat Tarawih, sebagian jamaah duduk-duduk melepas penat di teras mushala. Dengan santai, mereka ngobrol banyak hal, termasuk mengomentari imam yang memimpin Tarawih super kilat.
Kumpulan artikel kategori Humor
Usai shalat Tarawih, sebagian jamaah duduk-duduk melepas penat di teras mushala. Dengan santai, mereka ngobrol banyak hal, termasuk mengomentari imam yang memimpin Tarawih super kilat.
Mendengar ucapan Gus Dur, Pak Harto jadi bingung. Sebab baru kali ini ia mendengar ada NU Lama dan NU Baru. Kemudian dia bertanya,”Lho, NU Lama dengan NU Baru apa bedanya?“
Kolak merupakan makanan orang Indonesia. Kolak bisa berisi ubi, pisang, kolang kaling, nangka, dan lain jenis campurannya. Seorang kiai dan beberapa santrinya berkelakar mengenai asal usul kata "kolak".
Suatu kali Gus Dur ngobrol serius dengan salah satu anaknya. Di sudut perpustakaan pribadinya itu, Gus Dur mendengarkan curhat anaknya yang ingin mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR).
Pada suatu kesempatan di awal tahun 2000, Kang Kusnin diminta membantu panitia untuk distribusi surat undangan. Tepatnya pada acara Haul Pesantren Mambaul HikamMantenan, Udanawu, Blitar. Awalnya tidak ada yang nganjel. Hampir 2000 surat undangan tertata dengan baik plus by name and by addres.
Suatu malam, dua pemuda santri di salah satu pesantren di Yogyakarta sedang menikmati makanan khas Surabaya, rujak yang diracik secara mandiri. Aroma cabai begitu menyengat, fantasi rasa super pedasnya pun melambai-lambai di batang hidung.
Dengan metode sorogan, satu persatu santri membaca kitab fiqih, Fathul Mu'in karya Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibary di hadapan kiai. Hampir semua santri lancar bacanya. Tiba giliran Otong, kiai mengamati betul pergerakan bibir santri kesayangannya ini.
Usai penjelasan fashal sholatul khusufaini (bab sholat gerhana matahari dan bulan), tiba-tiba Kang Burhan melempar tanya kepada santri-santri yang mengikuti kajiannya.
Usai ngaji sorogan, seperti biasanya Otong dan Udin langsung menuju ke kantin pesantren untuk ngobrol yang ringan-ringan sampai berat. Otong yang sudah kecanduan rokok melemparkan pertanyaan kepada sohibnya itu."Din, di surga ada rokok tidak ya?" Tanya Otong.
Tiba-tiba Toni yang duduk paling belakang nyeletuk, “Kang maaf, kemarin sore saya lihat sampean keluar dari masjid terus tiba-tiba hujan turun deras, kok langsung nyincing sarung dan lari menuju kamar, apa itu tidak lari dari berkah gusti Allah?”
Mendadak heboh. Kiai tersebut merasa heran dengan arti tulisan di mobil. "Orang putus asa kok mulia?" Waktu itu, Kiai Hanif hanya tersenyum. Ia yang sudah bertahun-tahun tinggal di Saudi tentu tahu arti tulisan di mobil tersebut.