Jurus Shalawat Pengusir
Ada suasana yang lucu ketika Kongres Fatayat XV yang digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya kemarin. Yaitu ketika penjual kaos dan pembeli menawar harga. Sebut saja nama penjual itu Udin.
Kumpulan artikel kategori Humor
Ada suasana yang lucu ketika Kongres Fatayat XV yang digelar di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya kemarin. Yaitu ketika penjual kaos dan pembeli menawar harga. Sebut saja nama penjual itu Udin.
Suatu kali Prof Machasin yang saat itu jadi Rais Syuriyah mendapat undangan rapat PBNU. Sesuai jadwal, dosen yang birokrat ini datang tepat waktu: 14.00 waktu Indonesia Barat (WIB).
Malam itu tiga pemuda datang bertamu ke rumah seorang kiai. Mereka mempunyai hajat yang sama, yaitu hendak melamar anak gadis Pak Kiai.
Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Subang, Kang Ujang, memang terkenal tekun dan getol mencari pahala. Saat ditanya kenapa rajin banget, Kang?
Udin adalah anak yang cukup cerdas dan bertanggung jawab meski baru berusia lima tahun dan masih duduk di bangku TK.
Beragam pemberitaan ditulis media massa dari hasil pelaksanaan Muktamar Ke-33 NU di Jombang, belum lama ini. Tentu saja, yang namanya berita, ditulis dari berbagai sudut, negatif maupun positif.
HR salah satu tersangka kasus BLBI tengah kebingungan. Ia masuk daftar DPO dan sudah beberapa minggu ini dilanda ketakutan luar biasa. Akhirnya ia menemukan akal setelah memutar otak. Ia akan menemui kiai kharismatik dan pura-pura masuk Islam. Dengan berstatus mualaf ia berharap ada keringanan hukuman bila sewaktu-waktu ketangkap.
Sebagaimana Gus Dur, para kiai NU pada umumnya juga dikenal tipikal selera guyonannya sangat tinggi. Hal ini terekam di sela istirahat dalam momentum Muktamar ke-33 NU di Jombang.
Di tengah perhelatan akbar Muktamar Ke-33 di Jombang terselip banyak hal menarik, bahkan menggelikan.
Pesawat Solo ke Jakarta bersiap akan take-off dengan membawa penumpang arus balik, tapi tertunda gara-gara Udin yang baru pertama kali naik pesawat dengan tiket ekonomi, tapi ngotot ingin duduk di kelas bisnis. Agus yang pemilik kursi bisinis meminta kepada Udin: “Maaf pak… Ini kursi saya.” “Panjenengan siapa…?” Tanya balik Udin Agus: “Saya penumpang yang duduk di sini Pak!” “Penumpang..? Saya juga, sama-sama bayar..! Sama-sama penumpang, kenapa kau mau ngatur-ngatur saya?” ujar Udin dengan mengelak Tak mau ribut, lalu Agus lapor ke pramugari. Pramugari : “Maaf Pak Udin..dari tiket bapak mesti nya Bapak duduk di belakang.” “Anda siapa?” Tanya balik Udin Pramugari : “Saya pramugari..” “Pramugari itu apa?” Tanya lagi Udin Pramugari : “Pramugari itu yang melayani penumpang.” “Walah Jebule… pelayan toh!!! Saya kira siapa tadi, udah lah kau urus aja kerjaanmu saja, nggak usah ngatur-ngatur saya. Pokoknya saya tetap duduk di sini. Anda mau apa…??!!” Tiga menit kemudian, Udin tiba-tiba bangkit sambil ngomel-ngomel, Udin pun pindah ke belakang. Agus merasa takjub, dia lalu bertanya kepada Pramugari. “Apa sih yang mbak bicarakan, kok tiba-tiba dia bisa pindah kursi?” Tanya Agus “Aku bilang “Bapak Udin mau kemana?” Udin jawab “ke Jakarta”, terus Aku (pramugari) bilang “Bapak, duduknya salah, kalau ke Jakarta, duduknya di belakang, yang di depan ini turunnya di Medan!!!” (Ahmad Rosyidi)
Setiap akhir tahun, LP Ma’arif NU Comal selalu mengadakan perhelatan akbar yang bernama Pekan Madaris. Yaitu pekan di mana madrasah-madrasah bertemu, bershilaturahim, dan menunjukkan kehebatannya masing-masing melalui berbagai lomba. Seperti hafalan nadham, membaca puisi, berpidato, menggambar, dan lomba umum lainnya. Dan selalu saja, Lomba Cerdas Cermat (LCC) dianggap sebagai puncak dari rangkaian lomba.
Pada malam Hari Raya Idul Fitri, umat Islam merayakannya dengan berbagai tradisi yang ada di daerahnya masing-masing. Namun, sebagian dari mereka ada yang memilih untuk berbelanja baju baru atau kebutuhan di Hari Raya lainnya di toko maupun mall.