NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Humor

Kumpulan artikel kategori Humor

Menampilkan 12 artikel (Halaman 82 dari 106)
Humor Baris-berbaris
Humor

Humor Baris-berbaris

"Tugas berat Ansor bukan menjaga Aswaja, tapi melatih Banser baris-berbaris"Maju jalanKomandan Banser memimpin baris-berbaris"Siaaaaap, grak!""Belok kanaaaaan, grak!""Belok kiriiiiii, grak!""Langkah tegap maju jalaaaaaaan, grak!"BerhitungKomandan banser: "Berhituuuuung, mulai""Satu""Dua""Tiga""Empat""Lima""Enem", rupanya ada anggota Banser yang tidak hapal angka dalam bahasa Indonesia, sehingga yang lain ikut meneruskan berhitung dalam bahasa Jawa."Pitu""Wolu""Songo""Sepoloh""Suwelas" …PenghormatanKomandan Banser memimpin upacara"Siaaaaap, grak!""Hormaaat, grak!" Tangan kanan dalam posisi hormat. Seorang kiai yang menjadi pembina upacara ikut hormat. Dan…sampai beberapa menit tangan pak kyai masih dalam posisi hormat, sehingga penghormatan tidak bisa diakhiri.Komandan Banser maju ke depan menghadap kiai. Masih dalam posisi hormat, dengan sedikit menunduk, ia mengatakan “Pak kiai tolong tangannya diturunkan."PancasilaBismillahirrahmanirrahimSatu..PancasilaDua..Ketuhanan yang maha esaTiga..Kemanusiaan yang adil dan beradabEmpat..Persatuan IndonesiaLima..Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilanEnam..Keadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaJadi sila Pancasila ada 6, karena Pancasilanya dihitung.Amanat UpacaraPak kiai memberikan amanat upacara dalam posisi istirahat di tempat, kedua tangan dilipat di belakang, dan dia mengira harus begitu. Tapi ternyata microphonnya bergeser ke bawah, dan terus ke bawah sehingga saat berpidato kepalanya ikut miring mengikuti gerakan mic.Mengukur TiangSeorang anggota Banser diperintah untuk mengukur tinggi tiang bendera. "Siap….". Tanpa berpikir panjang ia langsung memanjat tiang dengan membawa meteran. Tak berapa lama ia turun, lalu menghadap komandan."Sudah diukur ndan""Kenapa tidak dirobohkan saja benderanya, baru diukur?""Wah kalau begitu kan bukan tingginya, tapi panjangnya!?"@Anam