NU Online
Keislaman
Advertisement Banner
600×80

Humor

Kumpulan artikel kategori Humor

Menampilkan 12 artikel (Halaman 92 dari 106)
Santri Menjinakkan Sopir
Humor

Santri Menjinakkan Sopir

Pesantren X berada di jalan raya antar propinsi. Karena tempat itu di luar kota maka jarang bis antar kota yang mau berhenti di tempat itu, padahal untuk mengirit waktu dan biaya santri harus turun di tempat itu biar tidak nyembung dengan ojek atau angkot. Kadang sopir mau menurunkan mereka tetapi bis tetap jalan dengan kecepatan tinggi sehingga para santri horus meloncat, tidak sedikit yang terjatuh, apalagi rata-rata santri bepergian dengan menggunakan kain sarung ukan celana panjang.

Kader Ulama Mbah Marijan
Humor

Kader Ulama Mbah Marijan

Para pimpinan NU risau terhadap regenerasi ulama, sebab dirasa semakin hari ulama besar semakin langka. Karena itu program kaderisasi ulama di jajaran Syuriah NU dilaksanakan. Namun di antara para kiai yang ikut merencanakan programn itu ada yang berpendapat lain, ”Saya sih tetap pesimis bahwa kebutuhan mengisi jabatan di jajaran syuriah akan mudah terisi sejak level pusat hingga level ranting itu bisa terjadi dengan sangat baik melalui proses alamiah.”

Untung NU Tidak Dimasukkan  Laboratorium Kriminologi
Humor

Untung NU Tidak Dimasukkan Laboratorium Kriminologi

Ketika buku tentang NU Studies didiskusikan di Laboratorium Sosiologi Universitas Indonesia (UI) Depok panitia dan peserta mengeluh karena beberapa intelektual dikampus kuning itu enggan datang untuk memberikan telah buku yang sangat kritis terhadap teori modernisaai yang mendominasi UI. “Ya tetap bersyukurlah buku ini bisa diselenggarakan dilaboratorium ini dengan meriah, dihadiri masasiswa dan pengamat,” kata moderator menenangkan peserta.

Perbedaan NU dan Muhammadiyah tentang Hilal
Humor

Perbedaan NU dan Muhammadiyah tentang Hilal

Dalam sebuah sidang Isbat, seorang wakil dari Muhammadiyah menyatakan bahwa untuk menentukan lebaran tidak perlu  melakukan rukyah, karena perhitungan hisab yang akurat sudah bisa memastikan hilal akan muncul dan lebaran tiba. Sementara kalangan NU berpendapat bahwa walaupun sudah melakukan rukyah juga masih perlu dikonfirmasi dan diiuji di lapangan sehingga diketahui apakah hilalnya tampak atau tidak. Karena itu NU selalu gigih melakukan rukatul hilal, sementara Muhammadiyah tidak perlu menguji teorinya.

Menangguhkan Keputusan Rapat
Humor

Menangguhkan Keputusan Rapat

DALAM sebuah Konfrensi Wilayah NU Jawa Timur terjadi perdebatan berlarut-larut mengenai soal rangkap jabatan NU dengan partai politik, padahal jam sudah hampir habis. Lalu seorang kiai yang menjadi moderator segera mengambil langkah. “Saudara-saudara, karena waktu hampir habis, maka kami harap perdebatan mengenai masalah ini kita sudahi biar segera bisa diambil kesepakatan, karena itu persoalan ini perlu kita tangguhkan bersama,” begitu moderator mengarahkan.

Doktor Honoris Causa atau Humoris Causa?
Humor

Doktor Honoris Causa atau Humoris Causa?

Prosesi pengukuhan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi atas gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/12) lalu, tampak lain. Aula GEMA IAIN Sunan Ampel yang didaulat jadi tempat penobatan gelar kehormatan itu mendadak riuh oleh tawa hadirin setelah sebelumnya tampak kaku dan tegang. Kejadian tersebut, tak lain akibat Hasyim yang dikenal jago bikin humor melancarkan joke segarnya.

SUDAH DIBOR INUL KOK !!
Humor

SUDAH DIBOR INUL KOK !!

Semburan Lumpur panas di Porong Sidoarjo akhir mei lalu menjadi perhatian publik. Berbagai  analisa geologi pun bermunculan. Ada yang mengatakan semburan Lapindo merupakan fenomena alam akibat gempa bumi di Yogyakarta. Di lain pihak mengatakan,   Lumpur panas ini akibat kesalahan perusahaan semata, karena telah mengebor pada kedalaman diluar batas. Bahkan ada yang bilang, kalau sebetulnya Lumpur panas itu berasal dari gunung Lumpur bawah tanah ribuan tahun yang lalu.

KORBAN LAPINDO DI BERI GANTI RUGI
Humor

KORBAN LAPINDO DI BERI GANTI RUGI

Setelah berbulan-bulan ribuan rumah dan  ratusan hektar sawah terendam Lumpur panas Lapindo, warga di 5 desa yang ada di kecamatan Porong menuntut ganti rugi dari pihak PT Lapindo. Warga desa Siring, Kedungbendo, Reno Kenongo, Jatirejo dan Mindi tak henti-hentinya menuntut ganti rugi dengan berbagai cara. Ada yang mendatangi areal lautan Lumpur , mendatangi pendopo Kabupaten Sidoarjo, orasi di tanggul penahan Lumpur, sampai mendatangi rumah Abu Rizal Bakri, sang pemilik saham terbesar Lapindo.