9 Etika Penghafal Al-Qur’an yang Harus Diperhatikan
Penghafal Al-Qur’an tidak cukup hanya hafal Al-Qur’an dengan lancar dan memiliki suara yang bagus. Ia dituntut mampu mengaplikasikan ajaran Al-Qur’an yang terkandung di dalamnya.
Kumpulan artikel kategori Ilmu Al-Qur'an
Penghafal Al-Qur’an tidak cukup hanya hafal Al-Qur’an dengan lancar dan memiliki suara yang bagus. Ia dituntut mampu mengaplikasikan ajaran Al-Qur’an yang terkandung di dalamnya.
Menghafal Al-Qur’an merupakan aktivitas yang sangat mulia, sebagaimana Nabi bersabda أشراف أمتي حملة القرأن (umatku yang paling mulia adalah mereka yang menghafal Al-Qur’an). Bahkan tidak sekadar label kemuliaan yang mereka dapatkan, tapi juga syafa’at bagi kedua orang tua sang penghafal.
Al-Qur’an dan qira’at adalah dua kata yang berbeda tapi memiliki arti yang sama, yaitu bacaan. Meskipun demikian, sebagian ulama mempersepsikan bahwa Al-Qur’an dan qira’at memiliki cakupan pembahasan dan objek yang berbeda, sebagian ulama yang lain mempersepsikan bahwa keduanya satu kesatuan yang tak terpisahkan.
Ada tiga nama besar imam qira’at Al-Qur’an sab’ah yang lahir di Kufah dengan kompetensi tambahan yang berbeda: (1) Imam Ashim, ahli qira’at sekaligus ahli hadis, (2) Imam Hamzah, ahli qira’at sekaligus ahli faraidh, (3) Imam Ali al-Kisa’i, ahli qira’at sekaligus ahli gramatika bahasa Arab. Imam al-Kisa’i merupakan imam qira’at yang menempati posisi ketujuh dalam ururtan para imam qira’at sab’ah.
Imam al-Syatibi mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah sebaik-baiknya teman duduk (khairu jalîsin). Keagungan dan kemuliaannya mampu memberikan syafaat dan manfaat kepada pembacanya dan penghafalnya, apalagi diimplementasikan kandungan artinya dalam kehidupan sehari-hari.
Karenanya, atas anugerah Allah, Nabi mendapatkan pahala atas semua kebaikan yang dilakukannya karena ada kasb atau ikhtiar yang beliau lakukan.
Imam Hamzah adalah salah satu imam qira’at sab’ah yang memiliki gelar al-Habr Al-Qur’an (tinta Al-Qur’an). Salah satu murid Imam Hamzah yang melanjutkan qira’atnya adalah Imam Sulaim. Ia adalah satu diantara murid Imam Hamzah yang paling menonjol dalam soal bacaan Imam Hamzah, darinya lahirlah dua generasi yang terbaik, yaitu Imam Khalaf dan Khallad. Kedua murid Imam Sulaim inilah kemudian menjadi perawi qira’at Imam Hamzah.
Dunia bisnis tidak mengenal usia, status sosial dan jenis kelamin. Terlepas dari siapa orangnya, profesionalisme adalah hal yang paling utama dalam perekrutan karyawan, tidak terkecuali dalam pekerjaan di bidang percetakan Al-Qur’an. Karena keuletannya, terkadang salah satu perusahaan pencetak al-Quran merekrut karyawan seorang perempuan.
Imam Hamzah adalah satu di antara imam qira’at yang memiliki jiwa keikhlasan yang sangat tinggi, ia tidak mau menerima pemberian apapun atas jerih payahnya mengajarkan Al-Qur’an. Hal ini merupakan satu dari keistimewaannya paling terkenal di kalangan murid-muridnya hingga sampai kepada kita.
Riwayat Hafs ini paling masyhur di dunia. Kenapa riwayat Imam Syu’bah tidak semasyhur riwayat Imam Hafs, padahal sama-sama lama mengajar dan sama-sama murid dari Imam Ashim?
Ada tiga nama imam qira’at sab’ah yang bermukim di kota ini, yaitu Ashim bin Abi al-Najud, Hamzah al-Zayyat, dan Ali al-Kisa’i. Ketiga imam ini memiliki integralisasi transmisi periwayatan yang tidak terputus, namun berdiri secara mandiri.
Al-Qur’an merupakan petunjuk hidup setiap Muslim. Seperti peta, orang yang tidak ingin tersesat akan selalu membaca dan memantau bagaimana arahan dalam peta. Peta dibaca setiap sudut-sudutnya. Begitu pula Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup, ia harus dibaca terus menerus oleh setiap Muslim supaya tidak tersesat dalam menjalani kehidupan.