Internasional

Dukungan untuk Palestina Menggema di Sejumlah Stadion dan Pertandingan Piala Dunia 2026

NU Online  ·  Jumat, 3 Juli 2026 | 15:00 WIB

Dukungan untuk Palestina Menggema di Sejumlah Stadion dan Pertandingan Piala Dunia 2026

Bendera Palestina dikibarkan suporter Aljazair di Piala Dunia 2026. (Foto: dok TRT World)

Jakarta, NU Online

Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya diwarnai persaingan di lapangan hijau, tetapi juga aksi solidaritas terhadap Palestina yang ditunjukkan suporter dari berbagai negara.


Sepanjang turnamen, Anadolu melaporkan bahwa bendera Palestina tampak berkibar di sejumlah stadion maupun ruang publik menjelang pertandingan. Para pendukung juga membawa berbagai atribut serta menyerukan "Free Palestine" sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung di Jalur Gaza.


Pada pertandingan Grup D antara Turkiye dan Amerika Serikat, misalnya, seorang suporter Turkiye mengibarkan bendera Palestina sepanjang laga. Bendera tersebut beberapa kali terlihat dalam siaran langsung televisi ketika Turkiye mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-2.


Aksi serupa juga terlihat pada laga babak 32 besar antara Jerman dan Paraguay. Sebuah keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan seorang anak membawa bendera Palestina di tribun stadion.


Seorang pendukung yang mengaku sebagai warga Amerika Serikat keturunan Palestina mengatakan kehadirannya di Piala Dunia sekaligus menjadi bentuk dukungan bagi tanah kelahirannya.


"Kami adalah warga Amerika keturunan Palestina. Kami merayakan Palestina sepanjang Piala Dunia. Mereka tidak akan pernah bisa menghentikan kami. Free Palestine," ujarnya dikutip dari Anadolu.


Dukungan yang cukup mencolok juga datang dari suporter Maroko. Menjelang laga Grup C melawan Brasil di Stadion New York New Jersey, ribuan pendukung Maroko berkumpul di kawasan Times Square sambil mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan "Free Palestine".


Di dalam stadion, suporter berjuluk Atlas Lions kembali membentangkan bendera Palestina di belakang gawang. Aksi serupa mereka ulangi saat Maroko menghadapi Belanda pada babak 32 besar.


Solidaritas terhadap Palestina juga ditunjukkan pendukung Bosnia dan Herzegovina ketika menghadapi Swiss di Los Angeles. Mereka mengibarkan bendera Palestina dan membentangkan spanduk bertuliskan Support for Palestine from Sarajevo.


Pada pertandingan Bosnia dan Herzegovina melawan Qatar, seorang pendukung Qatar mengenakan keffiyeh khas Palestina sambil membawa bendera Palestina di tribun penonton.


Sementara itu, dalam laga Grup I antara Prancis dan Senegal, seorang suporter Prancis terlihat membawa bendera Palestina sebelum pertandingan dimulai.


Dukungan serupa juga tampak menjelang pertandingan babak 32 besar antara Brasil dan Jepang. Salah seorang pendukung Brasil yang berjalan bersama rombongan menuju stadion membawa bendera Palestina.


Di luar Stadion Seattle yang menjadi lokasi pertandingan Mesir melawan Iran, seorang perempuan berkostum Patung Liberty membawa bendera Palestina dan Lebanon sambil menyerukan kebebasan bagi kedua wilayah tersebut.


Kampanye "Beri Kartu Merah untuk Israel"

Selain aksi individu para suporter, kampanye "Show Israel Red Card" atau "Beri Kartu Merah kepada Israel" juga terus bergema selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.


Kampanye tersebut merupakan bagian dari desakan sejumlah kelompok suporter dan organisasi olahraga internasional agar FIFA menjatuhkan sanksi kepada Israel menyusul konflik yang masih berlangsung di Gaza.


Menurut laporan sejumlah organisasi olahraga Palestina, lebih dari 1.000 atlet Palestina, yang sebagian besar merupakan pesepak bola, dilaporkan meninggal dunia sejak konflik pecah pada Oktober 2023. Selain itu, hampir 300 fasilitas olahraga dilaporkan mengalami kerusakan.


Sejumlah negara peserta Piala Dunia, seperti Turkiye, Maroko, Aljazair, Senegal, Mesir, Iran, Bosnia dan Herzegovina, Spanyol, serta Skotlandia, juga dikenal kerap menyuarakan dukungan terhadap Palestina dalam berbagai forum publik maupun ajang olahraga.


Pada Piala Dunia 2026, baik Palestina maupun Israel sama-sama gagal lolos ke putaran final. Palestina tersingkir pada babak kualifikasi Zona Asia, sedangkan Israel juga tidak berhasil mengamankan tiket ke putaran final.