Internasional

PBNU Terima Kunjungan Menag Malaysia, Bahas Kerja Sama Pendidikan

NU Online  ·  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

PBNU Terima Kunjungan Menag Malaysia, Bahas Kerja Sama Pendidikan

Kunjungan Menag Malaysia Zulkifli bin Hasan (ketiga dari kiri) di PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Foto: NU Online/Haekal)

Jakarta, NU Online

 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan Menteri Agama (Menag) Malaysia Zulkifli bin Hasan di Lantai 3 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Jumat (21/8/2026).

 

Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda kerjasama terkait pendidikan, industri halal, dan program strategis lainnya.

 

"Beliau (Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya) senang (Menag Malaysia) bertemu dengan beberapa pengurus dan teman-teman dari PBNU dan insyaallah kerja sama diperkukuhkan di masa depan antara Malaysia state to state, people to people, insyaallah," katanya kepada NU Online usai pertemuan tersebut.

 

Gus Ulil juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gus Yahya akibat adanya beberapa agenda di luar PBNU.

 

"Hanya saja, sangat kita sayangkan karena kesibukan Ketua Umum kita, KH Yahya Cholil Staquf, sehingga beliau tidak bisa menjumpai beliau," jelasnya.

 

Sementara itu, Menag Malaysia, Zulkifli bin Hasan menyampaikan apresiasi kepada NU dalam kunjungan pertamanya ke kantor pusat PBNU bersama delegasi lainnya.

 

"Ingin menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya dan penghargaan kepada Nahdlatul Ulama. Ini merupakan kunjungan pertama saya sebagai Menteri Agama ke kantor pusat Nahdlatul Ulama, bersama-sama dengan delegasi," jelasnya.

 

Senada, ia juga menyebut pertemuan tersebut berlangsung produktif dan menghasilkan pembahasan kerja sama di sejumlah bidang, seperti halal, pendidikan, serta bidang lainnya. M

 

"Ini merupakan perkara yang mestinya kita kukuhkan. Hubungan yang baik di antara kedua negara ini diperkukuhkan lagi dengan hubungan organisasi, khususnya organisasi Nahdlatul Ulama yang memainkan peranan yang sangat signifikan di Indonesia dan peringkat global," jelasnya.

 

Selain membahas kerja sama, ia turut mendoakan agar Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar. Ia berharap NU terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat di masa mendatang.

 

"Kami juga mendoakan supaya Muktamar Nahdlatul Ulama berjalan dengan lancar dan seterusnya. Insyaallah akan terus menggapai di langit, mengakar di bumi," terangnya.