Meyegerakan Amal Kebaikan
Barang siapa dibukakan pintu kebaikan baginya, maka hendakah dia menggunakan kesempatan itu, sebab tidak diketahui kapan pintu kebaikan itu ditutup baginya.
Kumpulan artikel kategori Khutbah
Barang siapa dibukakan pintu kebaikan baginya, maka hendakah dia menggunakan kesempatan itu, sebab tidak diketahui kapan pintu kebaikan itu ditutup baginya.
Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menerangkan tingkatan dalam berpuasa. Shaumul umum, shaumul khushus, dan shaumul khushusil khushus. Ketiganya bagaikan tangga yang selalu menarik siapapun untuk menaikinya agar sampai di tempat yang lebih tinggi.
Tujuan puasa adalah membentuk insan muslim menjada manusia yang bertaqwa, yang senantiasa menjauhi larangan-larangan-Nya. Setiap diri manusia yang bertaqwa akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat, serta akan meraih kesuksesan yang maksimal dalam kehidupan.
Sebentar lagi Ramadhan akan tiba, ruang paling berharga yang disediakan oleh Allah swt untuk para hamba guna meningkatkan kadar ketaqwaannya. karena segala amal pada bulan ini akan diimbal dengan berlipat ganda. namun demikian tidak semua hamba merasa akan keistimewaan ini, kecuali mereka yang sadar akan tumpukan dosa-dosa yang telah dilakukan.
Bulan Sya'ban bisa dianggap sebagai serambi Ramadhan. Ketika Sya'ban hendak meninggalkan kita, berati kita telah berada di ambang Ramadhan. Apakah kita sudah bermuhasabah atas perilaku kita selama ini?Diantara cara termudah bermuhasabah adalah selalu mengingat mati, dan wahana mengingat mati adalah dengan mengunjungi tempat orang mati (ziarah kubur). Mengapa demikian?
Rasulullah saw pernah bersabda قَالَ رَسÙول٠اللَّه٠صَلَّى اللَّه٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ : ثَلاثٌ Ù…ÙهْلÙكَاتٌ Ø´ÙØÙŒÙ‘ Ù…ÙØ·ÙŽØ§Ø¹ÙŒ ØŒ وَهَوًى Ù…ÙØªÙŽÙ‘بَعٌ ØŒ ÙˆÙŽØ¥ÙØ¹Ù’جَاب٠الْمَرْء٠بنÙْسÙÙ‡Ù “Tiga perkara yang merusak yaitu, menuruti kebakhilan, mengikuti hawa nafsu dan megagumi diri sendiri”. Sesungguhnya ketiga perkara itu adalah urusan bathiniyah tetapi jika dibiarkan ketiganya dapat merusak urusan lahiriyah, mulai dari merusak tatanan keluarga, budaya hingga tataran ekonomi.
Rasulullah saw pernah bersabda "Walaupun engkau shalat sampai bungkuk, dan puasa sampai kurus seperti tali tampar, semua itu tidaklah diterima Allah swt tanpa wira'i". Mengapa konsep wira'i demikian penting? Karena konsep itulah yang dapat menyelamatkan bangsa dan negeri ini dari kebangkrutan.
Syukur merupakan salah satu sifat mahmudah yang harus dimiliki seorang muslim. Syukur tidaklah sekedar ungkapan rasa terimakasih seorang hamba kepada Allah swt, tetapi juga merupakan wahana menuju (wushul) kepada Allah swt.
Al-Qur'an telah menerangkan bahwa kehidupan di dunia ini adalah bagaikan sebatang pohon yang tumbuh, berkembang, berbuah, layu dan akhirnya mati musnah di telan bumi. Ada fase dalam kehidpan yang harus dilalui meskipun fase itu terkesan lama, sesungguhnya hanya amun-amun belaka
Imam Ali Karramallahu Wajhah pernah berkata bahwa ada empat amal yang berat untuk dilakukan seorang muslim. Pertama, member maaf dalam kondisi marah. Kedua, Dermawan dalam kefakiran, Ketiga,menghindar kemaksiatan ketika sendirian. Dan keempat, berkata benar didepan orang yang ditakuti aatu orang yang diharapkan.
Demikian kecil dan sepelanya hasud itu, namun ia dapat menyebabkan keburukan yang luar biasa. Bagaimana tidak, karena hasud dapat merusak berbagai pahala amal kebaikan. Pahala mengaji, shalat, puasa, sedekah, haji, juga pahala umrah semuanya kebakar ludes oleh dosa hasud. Sebagaimana api melahap kayu bakar.
Ma'asyiral musliminrahimakumullah Fenomena pelanggaran terhadap perintah Allah kini sudah nampak sekali dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negara kita.