Khutbah Jumat: Dzulhijjah Bulan Keteladanan Nabi Ibrahim
Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menurunkan 313 rasul dan 124 ribu nabi. Diantara para rasul yang dijadikan teladan adalah Nabi Ibrahim as.
Kumpulan artikel kategori Khutbah
Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menurunkan 313 rasul dan 124 ribu nabi. Diantara para rasul yang dijadikan teladan adalah Nabi Ibrahim as.
"ketika memulai shalat aku merasa ka'bah di depanku, surga di kananku, neraka di kiriku, shirathal mustaqim di telapk kakiku, dan izrail telah menunggu di belakangku yang siap menyabut nyawa"
Oleh KH. Abdul Muhith Abdul Fattah Akan datang suatu masa di mana bangsa mengeroyok kalian seperti orang rakus merebutkan makanan di atas meja, ditanyakan (kepada Rasulullah saw) apakah karena di saat itu jumlah kita sedikit? Jawab Rasulullah saw, tidak bahkan kamu saat itu mayoritas tetapi kamu seperti buih di atas permukaan air banjir, hanya mengikuti kemana air banjir mengalir (artinya kamu hanya ikut-ikutan pendapat kebanyakan orang seakan-akan kamu tidak punya pedoman hidup) sungguh Allah telah mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kamu, dan mencampakkan di dalam hatimu 'al-wahn' ditanyakan (kepada Rasulullah) apakah al-wahn itu ya Rasulullah? Jawabnya: wahn adalah cinta dunia dan benci mati.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah Marilah kita bersama-sama memuja dan memuji ke hadirat Allah swt yang telah mempertemukan kita kembali dengan sayyidul ayyam yang penuh keistimewaan. Dalam kesempatan ini marilah kita bersama-sama saling berwasiat untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah swt. hanya dengan taqwa itulah kita dapat terhindar dari kesalahan yang menjerumuskan secara moral maupun pengetahuan.
Kaum Muslimin RahimakumullahMarilah kita bersama-sama menetapkan hati dan niat kita dalam bertaqwa kepada Allah swt. dengan menghindari berbagai larangan-Nya dan menjalankan berbagai perintah-Nya. Ingatlah saudara-saudara bahwasannya Allah swt menciptakan dunia seisinya sebagai kebun bagi manusia untuk ditanami berbagai kebaiakan, agar buahnya nantinya dapat dipanen di hari akhir. Dengan demikian dunia adalah wahana bagi perbendaharaan bekal manusia guna menuju perjalanan di akhirat nanti yang lebih abadi. Adapun berbagai aktifitas keduniawian senantiasa diniyatkan sebagai ibadah sehingga kita akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagai mana doa yang selalu kita baca, fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah.
Ramadhan telah usai, semoga puasa benar-benar menjadikan kita hamba yang bertaqwa, orang yang senantiasa menghindari larangan-larangan-Nya. Bersama perginya bulan yang mulia itu banyak orang merasa bimbang dan ragu dan saling bertanya 'Lalu apa lagi selanjutnya, apa lagi yang harus kita lakukan?' seolah mereka menganggap bahwa beramal hanya pada bulan Ramadhan. Padahal tidak demikian.
Nilai Ramadhan sebagai bulan istimewa bukanlah bersifat ubudiyah semata, melainkan sarat dengan nilai kesejarahan juga. Beberapa kejadian penting di Ramadhan menunjukkan keistimewaannya dibandingkan sebelas bulan yang lain. Hal terpenting yang harus disebut hubungannya dengan Ramadhan adalah diturunkannya al-Qur'an pada bulan Ramadhan. Ada pula momentum penting lainnya yaitu perang badar dan penaklukan (fathu) Makkah. Keduanya mempunyai peran luar biasa dalam perjuangan umat Islam pada masa itu. Keduanya selanjutnya menjadi titik tolak perkembangan Islam di dunia.
Ma'asyiral Muslimin RahimakumullahMarilah kita asah ketaqwaan kita dengan menguras kelakuan keji dan dosa. Dan Marilah kita pertajam keta'atan kita kepada-Nya dengan memenuhi hari-hari Ramadhan yang tersisa dengan berbagai amal dan laku yang mulia. semua itu dalam rangka mengharap rahmah dan berkah malam mulia, malam seribu bulan yaitu laylatul Qadar.
Ma'asyiral Muslimin RahimakumullahRukun Islam ada lima perkara. Membaca syahadat, mengerjakan shalat, membayar zakat, berpuasa dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Bila diperhatikan dengan seksama kelima rukun Islam tersebut bersifat positif (syatrul iktisab), kecuali puasa. Karena sesungguhnya perintah puasa adalah bersifat negative (syatrul ijtinab), yaitu perintah untuk meninggalkan sesuatu (makan, minum, menahan nafsu dan lain-lain). Artinya, apabila syahadat harus diucapkan, shalat harus dikerjakan, zakat harus ditunaikan, haji harus dilaksanakan, maka puasa harus menahan segala hal yang membatalkannya. Inilah satu keistimewaan ibadah puasa dibandingkan dengan ibadah lainnya.
Oleh: Ust. Yusuf SuhartoMa'asyiral Muslimin RahimakumullahMarilah kita bersama-sama menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai ruang untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt. dengan meninggalkan kemaksiatan dan berbondong-bondong pada amal kebaikan. Karena dalam ramadhan amal kebaikan akan ilipat-gandakan. Ingatlah sebuah hadits Rasulullah saw 'Barang siapa datang ke majlis ta'lim di bulan Ramadhan, maka Allah memerintahkan malaikat mencatat setiap langkahnya sebagai pahala ibadah satu tahun penuh. Dan Aku (Kanjeng Nabi Muhammad saw) akan bersamanya pada hari kaimat nanti di bawah Arasy-NYa.
Dalam bulan Ramadhan terkandung kemuliaan dan keistimewaan yang amat besar, yang tak bisa dijumpai pada bulan-bulan lainnya. Nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa dikabulkan, dosa diampuni, pintu surga dibuka, sementara pintu neraka ditutup.
Oleh: Ust. Muhamad Isna Wahyudi Jama'ah Sidang Jumat Rahimakumullah&am /em>Akhir-akhir ini kita menyaksikan betapa banyak tindak kekerasan atas nama agama terjadi di negeri ini oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengusung simbol-simbol ke-Islaman.